Senin, 22 November 2010

Carrefour Monopoli? Diputuskan Mahkamah Agung Tidak


Bisnis retail tanah air memang berkembang pesat. Jaman dulu sempat berjaya Robinson, Ramayana dan Borobudor, nama-nama tersebut saat ini sudah tenggelam. Ada juga Hero,  HariHari, TipTop masih lumayan eksis lah meskipun tidak menonjol. Kelompok terakhir yang amat menonjol di genre ini adalah Giant dan Carrefour.

Mendengar berita terakhir putusan Mahkamah Agung (MA) menyatakan menolak kasasi dari Komite Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) hari ini. 



Seperti diberitakan kontannews bahwa November tahun lalau, KPPU memvonis Carrefour melakukan monopoli di pasar retail modern setelah mengakuisisi PT Alfa Retailindo Tbk. KPPU melihat pangsa pasar Carrefour naik menjadi 57,99% di tahun 2008 pasca akuisisi Alfa. Padahal, sebelumnya, market share Alfa hanya 46,30% di 2007 lalu.

Di samping itu, Carrefour telah menyalahgunakan posisi dominan dengan meningkatkan dan memaksa potongan-potongan harga pembelian barang pemasok melalui skema trading term. Pasca akuisisi Alfa, potongan trading term meningkat dalam kisaran 13%-20%.

Makanya karena terbukti monopoli KPPU menghukum Carrefour membayar denda Rp 25 miliar yang harus disetorkan ke kas negara. Serta memerintahkan PT Carrefour Indonesia untuk melepaskan seluruh kepemilikannya di PT Alfa Reatilindo Tbk kepada pihak yang tidak terafiliasi dengan PT Carrefour Indonesia selambat-lambatnya satu tahun setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap.










0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host