Selasa, 09 November 2010

Hidup Jangan Lurus-lurus Aja

Membaca tulisan mas Roni Yuzirman, sepakat nggak sepakat, ada beberapa hal yang saya iyakan, ada juga yang tidak.
Beliau menulis artikel ini klik ARTIKEL terkait saat memberikan ceramah kepada para mahasiswa UNS Solo  tentang kewirausahaan minggu lalu.
Pendapat ini diiyakan oleh Mas Ken, CEO Kaskus yang juga menjadi pembicara selain beliau. “Lihat Mas Ken dan Mas Andrew pendiri Kaskus ini”, lanjut beliau.
Mereka sukses karena hidupnya tidak lurus-lurus aja. Maksudnya, tidak mengikuti aturan umum di masyarakat. (Sebetulnya sih saya setuju dengan pendapat mas Roni, cuman bahasanya itu lho, 'lurus-lurus aja' terkesan nggak pas. Tapi saya sepakat ketika maknanya tidak ikut-ikutan, alias membuat trend sebagai trend-setter.)
Masih dari beliau, saat bekerja, Mas Andrew having fun dengan membuat forum online. Forumnya makin digemari dan banyak membernya. Untuk menambah server, ia membeli dari uang gajinya sendiri. (kali ini saya sangat sepakat dengan pengorbanan dan perjuangan insya Alloh akan tercapai apa yang kita impikan)
Dilajutkan beliau, Itu dilakukannya dari tahun 1999 sampai 2008. Just for fun. Barulah 2 tahun terakhir serius dengan 30 karyawan.Mas Ken di usianya yang begitu muda memutuskan untuk berhenti kuliah di Australia untuk “having fun” mengelola Kaskus. Makanya, saya berpesan kepada para mahasiswa supaya mulai mengekplorasi apa saja. Just for fun dulu. (Kalo masalah eksplorasi memang 100% saya iyakan, meskipun kata-kata 'having fun'  terkesan lebih ke arah senang-senang, kenapa nggak pake aja kata 'enjoy' just my opinion.
Beliau pun menambahkan : Kuliah nggak usah bagus-bagus nilainya. Kalau terlalu bagus malah bahaya. Malah bisa jadi orang kebanyakan. Orang yang cara berpikirnya lurus-lurus aja. Tidak perlu pintar, yang penting cerdik. Cari ilmu boleh, tapi untuk mengasah kecerdikan. Orang yang berpikir dan bertindaknya lurus-lurus aja, nasibnya mudah ditebak. Nggak asyik. (wah wah, mungkin maksud beliau baik, tapi ya mbok yao jangan malah melemahkan untuk semangat belajar bagi yang masih sekolah/kuliah, meskipun arahnya nanti lebih ke mengasah kecerdikan berpikir. Tapi tetap saja berpendapat kuliah atau sekolah untuk meraih ilmu yang terbaik, nilai baik termasuk bonus di dalamnya)
Explore something. Take some risks. Itu akan jadi modal yang kuat saat di dunia nyata selepas kuliah nanti.Yang membuat kita berhasil bukanlah yang kita ketahui, melainkan yang tidak kita ketahui. Di situlah letak asyiknya.Berpetualanglah.(kalo ini sepakat banget top markotop)
Asah keberanian dan otak kanan. Dunia ini nanti akan dikuasai oleh orang-orang berotak kanan, kata Daniel Pink dibuku bestsellernya A Whole New Mind. Sekarang saja sudah banyak kita saksikan buktinya. Amerika dan Eropa kabarnya mulai memfokuskan pendidikan mereka untuk mendidik otak kanan para siswanya. Sisi kreatifnya. (yuk kita eksplorasi dan kembangkan otak kanan masing-masing)
Mereka akan melempar pekerjaan otak kiri ke negara-negara yang sebagian besar pola pikirnya lurus-lurus aja seperti Indonesia ini 
Ini keputusan strategis. So, jangan mau kalah dengan lulusan Amerika. Take action now!

from: http://roniyuzirman.wordpress.com/ pemilik bisnis busana muslim dengan merek Manet Busana Muslim

3 komentar:

islamsejati40 mengatakan...

Assalamualaikum wt wb
Pak ini aku Nur Firman dari Singapura.
Maaf ya pak aku telah berkomenter di coretan ini di MyQuran.com
Aku bukannya mau mengutuk orang yang pandai berlulusan tinggi cuman kebayakkan mereka ramai yg terlupa urusan akhirat itu saja pak.Bukan semua tapi kebayakkan.

iswandi arkan al banna mengatakan...

@islam: wa'alaikumussalamwrwb. salam kenal juga ya firman.
betul sekali semoga orang2 pandai mampu mengaplikasikan pengetahuannya berdasarkan moral pula

untungkasirin mengatakan...

saya juga sedikit kurang sepakat. ya, hanya sedikit. saya kurang sepakat jika dikatakan orang yang nilainya bagus sekali, akan jadi manusia kebanyakan. saya teringat sosok bang sandiaga uno. beliau kuliah di amerika, IPK-nya 4. toh, sekarang bisa jadi manusia bukan kebanyakan.. :)

yang penting sikap. yang paling ideal adalah, pendidikannya bagus. lantas jadi orang bukan kebanyakan sebagaimana uda roni maksudkan.

begitu, bukan begitu, kang is?? :)

salam
@untungkasirin

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host