Senin, 29 November 2010

Ketika Engkau Mengalami Keterpurukan


Tulisan ini diperuntukkan untuk semua saudaraku yang sedang mengalami keterpurukan.

Ketergantungan pada Allah harusnya tidak muncul hanya ketika seseorang diuji oleh masalah berat. Jangan menunggu menghadapi kondisi yang sangat memukul. Tak perlu menanti sampai kita jatuh terpuruk hingga tak berdaya menghadapi berbagai ujian. Begitulah kita sebagai manusia, seringkali merasa butuh akan kekuatan Allah ketika kondisi diri terpuruk, terhimpit, susah dan lemah. Padahal, memang sudah selayaknya kita dekat, bergantung dan senantiasa taat beribadah padaNya tanpa reserve apapun. Jenuh? Bosan? Malas? Mungkin itu yang menjadi alibi kita untuk tidak dengan sunggu-sungguh mendekatkan diri pada Yang Maha Menggenggam Jiwa.

Jadi, teringat lirik nasyid  “Terpuruk” yang sempat menjadi soundtrack keseharian saya di tingkat akhir ketika kuliah di Sekolah Kedinasan Tempo Doeloe.

Di waktu setiap desah nafasmu terasa berat karena kepedihan
Di kala setiap tetes air mata yang kau tahan karena mencoba bertahan
Semua akan ada akhirnya ? semua akan membuatmu berlapang ?
Menghadapi cobaan ?

Allah tak akan memberikan cobaan yang kau tak sanggup untuk memikulnya
Allah tak akan merubah keadaanmu jika kau tak berusaha merubahnya
Tegarkan dirimu karena janji Allah adalah pasti ?

Ketergantungan pada Allah, rasa pasrah, tawakkal, bersandar penuh atas kehendak Allah harus ada setiap saat. Begitu banyak peristiwa mengajarkan, bagaimana pun tinggi derajat manusia di sisi Allah, ia tidak terlepas dari ancaman kesulitan dan problema.

Ketenangan. Itulah kondisi jiwa yang pertama menjadi buah ketergantungan pada Allah.

Keberanian. Itulah buah selanjutnya.  Ketika Nabiyullah Musa as dan kaumnya dihimpit oleh kejaran Fir’aun dan bala tentaranya. Di hadapan mereka ada lautan dengan ombak menggunung, sementara di belakang sudah terlihat kepulan debu kuda pasukan Fir’aun siap menerkam. Namun, begitu luar biasanya Nabiyullah Musa as yang  tetap yakin dan pasrah pada Allah.

“Kalla, inna ma’ia Rabbi sayahdiin,” Sekali-kali mereka tidak akan dapat menghancurkan kita. Sesungguhnya Allah bersamaku, dan Dialah yang akan memberikanku petunjuk.” Katanya tenang.

Keyakinan inilah yang memunculkan rasa keberanian dan ketenangan.

terinspirasi oleh tulisan ust.Lili Nur Aulia

----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host