Minggu, 31 Oktober 2010

Kilas Balik Oktober: Warna-warni--> There's always be the first time for everything

Waktu terus berlalu, masa berganti masa. Terkadang senang terkadang berduka. Terkadang semangat terkadang melemas. Tak terasa sudah di penghujung Oktober 2010.

Untuk kilas balik bulan Oktober ini, secara tema patut diberi judul: 'There's always the first time for everything'. Mulai dari blogging, pelatihan MySQL, sampai pembaca Pembukaan UUD 45.


Pekan pertama di bulan Oktober, diwarnai dengan niat untuk membuat blog lagi. Sebenarnya, tahun 2006 pernah bikin blog di iswandibanna.blog.friendster.com, berlanjut hingga 2007. Berganti tahun, di tahun 2008 mulai nulis di multiply dengan alamat iswandi.multiply.com aktif sampai tahun 2009, meskipun sampai sekarang masih eksis  blog tersebut.

Akhirnya, awal Oktober ini bikin blog baru dengan semangat baru di alamat http://iswandibanna.blogspot.com/. Alhamdulillah, banyak sekali ilmu yang didapat, dari mulai posting, menulis sendiri, memilih berita-berita yang unik dan menarik, searching widget-widget terbaru di blog, sampai usaha untuk ganti domain ke dotcom.

Prestasi yang cukup membanggakan dari blogging kali ini yang diraih dalam waktu yang amat singkat SATU BULAN, adalah:
1. Jumlah visitor sudah menembus angka 1000 pengunjung, padahal baru satu bulan. Alhamdulillah.
2. Jumlah halaman yang telah dibaca selama sebulan mencapai 4.294 halaman, Alhamdulillah.
3. Rekor jumlah halaman terbayak dibuka dalam satu hari mencapai 484 halaman. Alhamdulillah. (update: Tanggal 2 November nembus 813 halaman)
4. dan masih banyak lagi

Pekan ketiga di bulan Oktober, berkesempatan mencicipi materi database, khusunya MySQL, di Pusat Pelatihan di daerah Pancoran,Jaksel. Memang niat awal, ingin menambah skill masalah kedatabase-an. Meskipun dirasakan terlalu singkat dengan waktu pelatihan hanya 5 hari kerja. Ya, minimal tahulah gimana bikin database yang sederhana.

Selain itu, ditunjuk pula menjadi ketua kelas  selama pelatihan, menambah amanah saya bukan hanya fokus ke materi diklat, tapi juga memastikan warga di kelas tidak ada yang kekurangan satu apapun (halah lebay.com)
Semoga tahun depan bisa ikutan pelatihan pengelolaan website, ngarep.

Pekan terakhir, cukup menantang, karena hari Rabu, mendadak ditugasi membaca 'Keputusan Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV'. Dadakan sih, jadi sempat shocked juga. Berbekal kepercayaan diri, coaching dari senior, dan doa tentunya, alhamdulillah lancar jaya. Meskipun, suara agak kebesaran dikit, nafas juga perlu diatur plus speed membaca perlu dilatih, so much values there.

Tanggal 30 Oktober, bertepatan juga dengan 2 tahungenapnya usia anak kami Kafi Arkan Al Banna, pagi-pagi harus segera menuju Lapangan banteng, untuk menjadi petugas pembaca Pembukaan  UUD 45. Jujur deg-degan banget pas memasuki lapangan bareng temen-temen petugas yang lain. Tapi, bismillah, sebelum tampil berusaha menguatkan diri dengan:
Konsentrasi
Dzikir dan Berdoa
Olah Ketahanan Mental
Mindset: Pede Aja Lagi
Mengingat Masa-masa saat jadi MC
dll

Alhamdulillah beres juga, meskipun saya merasa masih kurang maksimal, terutama intonasi paragrap akhir, dan beberapa fragmen dengan suara yang kurang bulat. Terima kasih Para Pendamping, serta rekan-rekan sekalian.

(Iswandi Banna, Japos, 31 Oktober 2010)

Mukena Sakti Keluarga Ponimin Ditawar Rp100 Juta

Mukena sakti milik Yati, istri Ponimin menjadi barang paling diburu. Tak tanggung-tanggung, seorang warga Perancis menawar mukena tersebut Rp100 juta.

"Ada beberapa orang yang sudah menelepon, banyak juga beberapa orang luar negeri ingin bertemu langsung karena melihat ada keluarga yang selamat dari material panas letusan Gunung Merapi," ujar Istri Ponimin, Hj Yati, di tempat tinggal sementaranya di Ngentak, Unggu Martani, Ngempak, Sleman, Yogyakarta, Minggu (31/10/2010).

Yati mengatakan tidak hanya tawaran Rp100 juta saja, mukenanya juga pernah ditawar Rp40 juta oleh warga Jakarta. Namun, Yati bertekad untuk tidak akan menjual mukenanya kepada siapapun. "Ini merupakan kekuasaan Allah," imbuhnya.

Seperti diberitakan, Yati beserta suaminya, Ponimin dan kelima anaknya berhasil selamat dari wedhus gembel setelah berlindung dibalik mukena miliknya. Hanya Ponimin yang menderita luka bakar di bagian kakinya akibat terkena awas panas Merapi.


note: 
wah hati-hati ya, esensinya bukan dari mukenanya, sebab semua kejadian pasti karena kekuasaan Alloh. Belum tentu kalo ada awan panas lagi, Alloh masih menyelamatkannya hanya dengan berlindung mukena.
Khawatir terlalu mengagung-agungkan mukena sebagai benda sakti. Mari kita memohon perlindungan dari segala bentuk kemusyrikan. Aamiin.  (isw_banna)

(inilah.com)

Merasa Satu Tubuh, Rakyat Gaza Bantu Korban Mentawai dan Merapi

Rakyat Gaza, Palestina, kembali menunjukkan rasa ukhuwah dan solidaritasnya kepada rakyat dan bangsa Indonesia yang terus dilanda bencana, khususnya bencana tsunami di Mentawai dan letusan gunung Merapi di Yogyakarta. Rakyat Gaza menyumbang masing-masing sebesar dua ribu dolar AS untuk korban tsunami dan letusan gunung Merapi.

Ziad Said Mahmud asal Gaza, kordinator bantuan kemanusiaan internasional Palestina dan juga Direktur Al-Sarraa Foundation menjelaskan, sumbangan untuk korban bencana di Indonesia merupakan hasil keputusan musyawarah antara ulama dan rakyat Palestina, baik yang ada di Jalur Gaza maupun di Suriah. Demkian ujar Ziad dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Ahad (31/10).

Lebih lanjut, Ziad menjelaskan, “Kami tahu, jumlah ini tidak seberapa dibandingkan kesusahan yang sedang dialami saudara-saudara kami di Mentawai dan Merapi. Tapi terimalah ini sebagai tanda cinta kami. Kita satu tubuh. Kalian sakit, kami ikut sakit, sebagaimana kalian merasa sakit ketika melihat kami sakit dan menderita karena dijajah Israel,”

Bantuan untuk korban Tsunami di Mentawai sebesar 2 ribu dolar disampaikan lewat Ustadz Ferry Nur, Ketua KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina), sedangkan bantuan untuk korban letusan Gunung Merapi juga sebesar 2 ribu dolar disampaikan lewat Amirul Iman, Direktur Operasional Sahabat Al-Aqsha. 

''Insya Allah, bantuan dari rakyat Gaza, Palestina akan kami sampaikan kepada mereka yang berhak secara langsung dan saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepeduliannya kepada rakyat dan bangsa Indonesia,'' ujar Ustad Ferry Nur.

Beberapa kali rakyat Gaza memberikan sumbangan untuk korban bencana di Indonesia. Sebelumnya pada 2006, rakyat Gaza juga memberikan sumbangan sebesar Rp 5 juta bagi korban gempa di Yogyakarta dan Klaten, Jawa tengah.

Begitu pula saat gempa bumi tektonik berkekuatan 7,6 skala richter di Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang, Sumatra Barat. Rakt Gaza tak lupa memberikan sumbangann yang diserahkan melalui pengurus KISPA.


(republika.co.id)

5 Kebiasaan yang Membuat Anda Sakit


Ada lima hal yang paling perlu Anda waspadai, karena Anda cenderung melupakan kelima hal berikut:

1. Tidak mencuci tangan setelah beraktivitas

Aktivitas apapun, tentunya melibatkan Anda dan sebuah benda. Dan di sinilah kuman berpindah melompat ke tangan Anda. Contohnya saja setelah buang air kecil, biasanya Anda akan mengambil tisu, kemudian langsung kabur melanjutkan pekerjaan Anda, sementara Anda tak sadar bahwa di tangan Anda kuman sedang bersantai.

Kebiasaan buruk ini harus Anda lepaskan. Pastikan Anda selalu mencuci tangan Anda dengan sabun setelah Anda melakukan kegiatan, terutama yang berhubungan dengan hal-hal pembuangan dan kotoran.

2. Mencicipi buah sample di supermarket

Bagaimana Anda bisa tahu dan memutuskan membeli jeruk di supermarket jika rasanya saja Anda tak tahu? Oleh sebab itu Anda memutuskan mengambil sepotong contoh sample buah demi mencicipi manis tidaknya buah yang akan Anda beli.

Dan tahukah Anda, bahwa buah yang sedang Anda pegang ternyata telah dipegang oleh lebih dari sepasang tangan orang asing? Di mana Anda tak tahu kuman apa saja yang telah menempel di tangan-tangan mereka.

Bayangkan saja, apakah Anda mau memakan makanan yang telah dipegang tangan orang asing? Tentu tidak kan?

Ingat selalu waspada kuman yang mengancam alhasil perpindahan dari tangan ke tangan yang menyentuh buah-buahan tersebut. Masih ada cara lain mengetahui manis tidaknya buah yang akan Anda beli kok![break]

3. Menutup dengan tangan ketika bersin

Secara reflek tatkala Anda bersin Anda langsung menengadahkan tangan dan menutupnya ke hidung Anda.

Oo ow! Ini adalah kebiasaan yang buruk dan berbahaya. Ketika bersin, kuman-kuman akan ikut keluar melalui air ludah yang kemudian menempel di tangan Anda. Anda dengan santai mengerjakan aktivitas dan tanpa sadar menyebarkan kuman-kuman tersebut.

Biasakan untuk memakai tisu saat Anda bersin. Segera buang tisu tersebut kemudian cuci tangan Anda dengan sabun agar kuman tak kembali pada tubuh Anda. Dengan kebiasaan bersih Anda ini, Anda akan terhindar dari kuman influenza.

4. Menggosok mata karena gatal

Adakalanya debu membuat mata serasa gatal, stop! jangan digosok!

Ambil obat tetes mata atau kompres mata untuk membuat mata kembali segar. Jangan digosok karena hal ini sangat berbahaya bagi mata Anda. Selain dapat mengakibatkan iritasi, banyak kuman juga akan berpindah dari tangan ke mata Anda.

5. Bermain dengan hewan piaraan

Hewan piaraan memang sangat lucu, Anda pun sangat menyayangi mereka, sampai-sampai rela berbagi tempat tidur dengan mereka. Kegemaran Anda memeluk dan bermain dengan hewan piaraan memang tak ada salahnya, namun ada satu hal yang Anda lupakan, Anda tidak mencuci tangan setelah seharian bermain dengan mereka.

Hewan piaraan tidak bisa menjaga kesehatan dan kebersihan dirinya sendiri, untuk itu Anda yang perlu menjaga kebersihan mereka. Dan Anda juga wajib selalu mencuci tangan dengan sabun setelah puas bermain atau beraktivitas bersama mereka. Banyak kuman dapat menular dari hewan piaraan walaupun hanya sebatas memegang dan membelai bulunya saja.

Mencegah lebih baik daripada mengobati kan? Yuk mulai kebiasaan sehat mulai dari sekarang

(metronews.com)

Sabtu, 30 Oktober 2010

Download Lagu Tashiru - 'Nurani' GRATIS dan HALAL #Pray for Indonesia

Duka yang mendalam dari Tashiru untuk korban bencana di Mentawai dan Merapi. D
ownload lagunya di www.tashiru.com yang berjudul "Nurani". GRATIS dan HALAL. 
#Pray for Indonesia .
atau langsung ke linknya DOWNLOAD LAGU NURANI






NURANI

Langit kelabu siratkan luka
Getar alam puingkan segala
Hentikan sejenak tawa di sudut dunia
Menguraikan tangis endapkan sepi

Air mataku belum mengering
Geliat alam datang getirkan lagi
Rengkuhlah seraut wajah diri manusia
Akankah nurani melangkah pergi

Reff:
Masih adakah yang peduli
Persembahkan secercah harap
Oh masih adakah keinginan tuk hadirkan
Kebahagiaan yang tlah sirna




Jumat, 29 Oktober 2010

Aparat TNI vs Sopir Metro Mini (Ngeri...)


Kemarin siang, Kamis 28 Oktober 2010 ada sedan keserempet metromini dari belakang. Ternyata pemilik sedannya yg mengendarai adalah aparat TNI.

Di tengah jalan langsung menyetop metromini tersebut, lalu dari luar jendala metro mini, aparat tadi secara membabibuta menghajar  sopir tersebut. Dilanjutkan menyeret si sopir keluar bus sambil terus memukul juga menendang.

Selanjutnya dapat dijelaskan seperti yang Anda lihat pada gambar diatas. Kejadianya di tengah-tengah keramaian di jalan bawah jalan layang samping halte busway senen.

from: facebook Ali Mukhith

 

Kisah Ajaib Ponimin Selamat dari Awan Panas Merapi

Sleman - Ajaib, Ponimin bersama 7 anggota keluarganya selamat dari musibah awan panas atau wedhus gembel Merapi. Calon kuat pengganti Mbah Maridjan ini berlindung di bawah mukena istrinya, Yati, sambil memegang Alquran.

"Yang ajaib, mukena yang buat tudungan itu dan hanya buat salat itu, bisa untuk nutup kita bertujuh. Semuanya anak dan istri saya di tangan kanan kiri semuanya megang Alquran," kata Ponimin (50) saat ditemui  wartawan di rumah dr Ana Ratih Wardani, di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (29/10/2010).

Ponimin bercerita, saat itu, Selasa (26/10) sore dia tengah berada di beranda rumah. Semua pintu terbuka, sehingga dia bisa jelas melihat istrinya tengah mengaji. Ketika magrib datang, dia melihat istrinya berbicara dengan seseorang.

Ponimin mendengar suara, istrinya berucap, "Jangan Mbah, jangan Mbah," terang Ponimin menirukan suara istrinya, Yati.

Rupanya, sosok gaib yang berbicara dengan istrinya itu adalah sosok laki-laki tua mengenakan batik lurik Jawa dan blangkon yang biasa mendatangi keluarga mereka. Lelaki tua itu berucap hendak menghancurkan Yogyakarta. Mendengar ucapan istrinya, lelaki tua itu marah.

"Lalu saya melihat asap dan api mengejar istri saya, dan saya masuk ke dalam. Istri saya kemudian tudungan dengan mukena bersama 2 anak dan menantu saya dan 2 cucu saya. Saya langsung masuk ke dalam, setelah itu tiba-tiba pintu tertutup, saya pun langsung masuk ke tudungan mukena," jelasnya.

Di dalam tudungan mukena biasa untuk salat istrinya itu, mereka memegang Al Quran dan berzikir. Hawa panas mengitari mereka. "Saya lihat api di mana-mana," imbuh Ponimin.

Hingga kemudian setelah terasa aman, dia menghubungi kawan-kawannya yang di pengungsian melalui telepon seluler untuk minta bantuan. Tapi tidak ada yang datang, karena udara masih panas. Teman-teman yang dia hubungi malah memintanya bersabar. Namun seorang teman, pandu itu akhirnya datang dengan menumpang mobil seperti Jeep.

"Kami lantas keluar rumah dengan panas terasa di kaki. Ketika kendaraan jalan, tidak bertahan lama, karena bannya keburu meledak," terangnya. Rombongan itu lantas kembali ke rumah. Di rumah mereka mengambil sajadah dan bantal. Dengan alat itu mereka keluar lagi mencari pos pengungsian.

"Dengan memakai bantal dan sajadah, yang dipakai sebagai alas dengan estafet, akhirnya berhasil sampai di tempat aman," ujar Ponimin yang rumahnya sekitar 200 meter dari Mbah Maridjan, namun beda dusun.

Jarak dari rumah dia ke tempat aman sekitar 2 km. Bantal dan sajadah dipakai alas dengan bergantian, yang paling belakang memberikan sajadah atau bantal ke yang terdepan untuk digunakan, demikian seterusnya.

"Akhirnya setelah dua jam kami bertemu tim SAR," imbuh Ponimin yang memakai cincin batu akik di jarinya dan tasbih di tangannya ini.

Ponimin mengalami luka di kaki. Telapak kakinya melepuh karena panas, terlihat seperti bisul mengandung nanah.

"Tapi alhamdulillah kami selamat," ujar Ponimin yang dikenal sebagai "orang pintar" nomor dua setelah Mbah Maridjan di lereng Merapi ini.

Karena pengalaman ajaibnya ini, Keraton Yogyakarta pun menawari Ponimin menjadi kuncen Merapi menggantikan Mbah Maridjan. Namun Ponimin masih pikir-pikir menerima jabatan yang 3 kali lebih tinggi dibanding tugas abdi dalem yang disandangnya sekarang. Itu karena dia harus berikhtiar membangun rumahnya kembali yang porak poranda.



(detiknews.com)

Kamis, 28 Oktober 2010

Dipandu Wikipedia, Warga Kenya itu Membuat Pesawat

NAIROBI--Setelah menempuh studi fisika di universitas sebelum kemudian menggeluti bisnis perangkat keras komputer, warga Nairobi, Kenya, bernama Gabriel Nderitu kini menatap ke angkasa lepas. Dia berhasil merakit sendiri pesawat bertempat duduk dua setelah membaca prinsip-prinsip aeronotika dari internet.

Dalam laporan khusus pada Citizen TV Kenya, Nderitu mengungkapkan inspirasi dari misinya itu. "Minat masa kecilku adalah dunia penerbangan, maka itu mungkin ini adalah karir yang tak kesampaian yang saya coba lagi ciptakan,” katanya.

Ahli pesawat Kenya ini kini tengah menyelesaikan sentuhan-sentuhan akhir untuk pesawat buatanya yang akan berberat 800 kg dan diciptakan dari mesin Toyota NZE. Sayapnya tercipta dari lembar alumunium dan yang menutup hidung pesawat adalah propelar sepanjang 74 inci yang menghasilan putara 4.000 rotasi per menit.

Konstruksi pesawat ini dimulai sejak setahun lalu, dibantu oleh lima orang asisten yang hanya diupah 8.000 dolar AS (Rp72 juta). Kepada  Guardian,  Nderitu bercerita bahwa untuk merancang pesawat itu dia mesti mengunduh dulu 5 GB data, dengan Wikipedia menjadi referensi utama untuk informasinya itu.

"Ini agak seperti menemukan kembali roda, bukan mencontoh dan menjiplak...ini adalah perkara membaca sains mengenai pesawat,” kata Nderitu kepada Citizen TV Kenya. Kendati begitu, semua upaya keras Nderitu tidak dijamin berakhir bahagia seperti kisah-kisah Hollywood.

Sepertinya liputan media yang luas atas inovasinya itu juga menarik perhatian Otoritas Penerbangan Sipil Kenya yang kemudian menyarankan Nderitu menghentikan proyeknya itu.


(republika.co.id)

Karakter Terbaik, Kunci Sukses


Sobat, dalam kehidupan ini hampir semua orang di dunia menyukai karakter-karakter baik. Mereka-mereka yang sukses dalam bidang apa pun dan bisa bertahan lama adalah mereka yang memiliki karakter-karakter baik. Coba kita lihat orang-orang yang menurut anda adalah orang-orang sukses. Anda juga akan mendapati bahwa mereka punya karakter atau sifat yang baik dan anda sukai.  Misalnya; bekerja keras, kreatif, pintar, dapat dipercaya, baik hati, dermawan, jujur, disiplin, dan sebaginya.



Sobat, Kouzes dan Posner (2004) dalam bukunya Leadership Challenge mengungkap hasil penelitian tentang sifat-sifat yang seharusnya dimiliki oleh para pemimpin yang mengantarkan mereka para pemimpin atau CEO tersebut pada kesuksesan dan dicintai banyak orang. Mereka menyebarkan kuisioner kepada lebih dari 75 ribu orang di seluruh dunia dan memperbarui temuan mereka secara kontinyu. Hasilnya yang paling mengejutkan dan paling nyata adalah bahwa secara konsisten sepanjang waktu dan seluruh benua, hanya empat karakter yang mendapat lebih dari 50 % suara yaitu :
1. Jujur
2. Berorientasi (future oriented)
3. Kompeten
4. Membangkitkan semangat.
Keempat sifat ini paling sering muncul dan membuktikan bahwa setiap pemimpin yang ingin didengar dan dituruti kata-katanya adalah pemimpion yang memiliki kualita karakter tersebut. Bagaimana dengan sifat-sifat negatif ? Penelitian yang dilakukan oleh Robert Half internasional sebuah perusahaan konsultan bisnis, tentang alasan para pemimpin perusahaan memecat seorang karyawan. Temuan ini sangat menarik dan membuktikan pentingnya karakter atau sifat dalam dunia bisnis.
Sifat-sifat negatif yang menjadi alasan pemecatan seorang karyawan adalah :
1. Tidak berkompeten
2. Tidak mampu selaras dengan karyawan lain
3. Tidak jujur atau berbohong
4. Sikap negatif
5. Kurang motivasi
6. Tidak mampu atau tidak mau mengikuti perintah.

Sobat, sifat yang kita miliki mempengaruhi apa yang akan kita lihat dan bagaimana kita mengelola perasaan. Kedua hal ini sangat berpengaruh pada tingkat kesuksesan seseorang. Di sinilah Islam mengajarkan akan pentingnya memiliki kepribadian Islam (Syakhsiyah Islamiyyah) yaitu menjadikan pola pikir dan pola sikap kita berlandaskan Aqidah Islam.

(Spiritual Motivator – N.Faqih Syarif H, S.Sos.I,M.Si. Penulis Buku Al Quwwah ar ruhiyah Kekuatan spirit tanpa batas. www.fikrulmustanir.blogspot.com . email)
.i2movenetwork.com

Subhanallah...Bayi 1,5 Tahun Korban Tsunami Ditemukan Selamat

Bayi berumur 1,5 tahun yang terseret tsunami ditemukan dalam keadaan selamat oleh seorang anak berumur 10 tahun di daerah Munte Baru, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, Rabu. Eki, salah seorang staf Puskesmas Sikakap mengatakan kepada ANTARA, bayi tersebut diantar ke Puskesmas pukul 11.00 WIB oleh keluarga anak yang menemukannya.

Ia memperkirakan bayi itu ditemukan sekitar satu jam sebelumnya. "Kepala bayi ini terluka dan badannya demam," kata Eki. Bayi tersebut, kata Eki, berdasarkan cerita anak yang menemukan, diketahui berawal dari adanya suara tangisan anak kecil. Begitu sumber suara itu didekati, ternyata seorang bayi tergolek sendirian di daerah Munte. Bayi tersebut diambil dan dibawa anak yang menemukan ke keluarganya ke atas bukit. Dia mengatakan, sejauh ini belum diketahui siapa orang tua dari bayi tersebut.

Dampak tsunami pascagempa 7,2 skala Richter Senin malam (25/10) secara keseluruhan, hingga Rabu pukul 18.00 WIB, di Posko Bencana Kantor Kecamatan Sipora, tercatat korban meninggal dunia sebanyak 282 orang.
Sedangkan warga yang dilaporkan hilang 411 orang. Kemudian jumlah korban luka berat tercatat 77 orang dan luka ringan 25 orang.

Jumlah rumah warga yang rusak berat dan yang hilang diseret gelombang tsunami terdata 426 unit dan yang rusak ringan 200 orang. Gempa 7,2 SR diikuti tsunami melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai dan sejumlah wilayah lainnya di Sumbar, pada Senin (25/10) malam.


sumber: republika.co.id

Rabu, 27 Oktober 2010

Mantab! Sumbang Dana Bagi Korban Merapi Rp 1 Miliar




(Hidayat Nurwahid saat Tsunami Aceh)


PKS Sumbang Dana Bagi Korban Merapi Rp 1 M

Jakarta - Sedikitnya ada 40 keluarga yang berasal dari kader PKS menjadi pengungsi bencana gunung Merapi. Penggalangan dana pun dilakukan hingga sudah terkumpul Rp 1 miliar.

"Karena ada 40 keluarga kader PKS dievakuasi. Kita akan menginstruksikan kader melakukan penggalangan dana di seluruh Indonesia dan men-declare hasil penggalangan ke publik, sekarang sudah terkumpul Rp 1 miliar," kata Sekjen PKS Anis Matta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010).

Rencananya, dana tersebut akan diserahkan oleh DPP PKS bersama sejumlah kadernya. PKS juga akan mengirim relawan dan armada sosial ke beberapa titik pengungsian di Merapi.

"Dari DPP akan turun ke sana semua. Sebetulnya ada acara pelantikan, tapi kita batalkan," tambahnya.

Terkait pengumpulan dana di DPR, Anis menyarankan agara hal itu dilakukan perfraksi. Tujuannya, supaya terjadi koordinasi yang baik dalam pendistribusian dana.

"Diatur perfraksi sajalah, kalau di DPR tidak ada kakinya yang mengurus itu," tambahnya.


(detiknews.com)

Foto-foto Ekslusif Lereng Merapi Pasca Letusan (Memilukan)

(Desa Kinahrejo Setelah Penyerbuan Awan Panas dari Merapi)



(Nasib juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan sudah diketahui. Pria bernama asli Mas Penewu Suraksohargo ini diyakini tewas)



(Saat dievakuasi, posisi Mbah Maridjan masih sujud dengan luka bakar di tubuhnya)



(Sebuah desa tertutup abu vulkanik setelah dilalui banjir lahar Gunung Merapi)





(Bangunan masjid yang tersisa di Desa Kaliadem, Yogyakarta)




(Hewan dan tumbuhan pun ikut mati terkena awan panas)






(Tim SAR mencari korban di sebuah desa yang tertutup abu vulkanik pasca letusan Gunung Merapi)




(Seorang sukarelawan yang tubuhnya terselubungi abu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.)


#prayforindonesia


dari berbagai sumber:
AP Photo
Vivanews
Reuters
Kaskus






Download 2 Nasyid tentang Bencana (dedicated to Mentawai & Merapi)

1. Hikmah - Tashiru (2009)


Pasti ini terasa begitu menyakitkan
Saat kau kehilangan sesuatu yang kau sayang
Bilakah tak tahu mungkin itu yang terbaik
Ada rahasia terindah yang diinginkanNya

Ku hanya ingin agar engkau bisa pahami
Memaknai yang terjadi dengan tulus hati
Meski kuakui tak mudah untuk terima
Segala yang tlah menjadi ketetapanNya

Bridge:

Leraikanlah gundah Tabahkanlah hati
Dan yakinilah semua itu rencana dariNya

Reff:
Sudahlah lupakan segala yang membuatmu merana
Hanya kan membuat dirimu dihantui gelisah
Biarkanlah semua kan berlalu dengan apa adanya
Karena dibalik yang terjadi pasti ada hikmahnya untuk kita



download lagunya disini DOWNLOAD LAGU HIKMAH


2. Mother Nature - Shaffix (2004)


Bila hutan yang hijau telah gersang
Bila kicau burung hanya terkurung
Bila bening sungai berganti kelam
Bila nyanyian alam menjadi hilang


Kemana kita harus pergi ?
Dimana kita kan mencari ?

Reff:
Kerusakan di muka bumi karena tangan-tangan manusialah semata
Dan manusialah yang akan merasakan akibatnya
Let's start to care and love mother nature

Bila mentari tertutup asap hitam
Bila udara tak lagi menyegarkan
Bila kehidupan tak pedulikan alam
Bila semua hanyalah keegoisan


Apakah kesadaran kita baru terjaga
Ketika kekuatan alam telah menurunkan bencana
Segeralah berbenah di waktu yang tersisa ?


Let's start to care and love mother nature
Now let's start to care and love mother nature



download lagunya disini DOWNLOAD LAGU MOTHER NATURE




-----------------------------------------------
note: 
Semoga dua nasyid ini bisa lebih mengingatkan kita akan peringatan Alloh bagi manusia

Artis Dunia Turut Berduka atas Musibah Mentawai & Merapi #prayforindonesia



Bencana alam yang bertubi-tubi dan menelan ratusan korban jiwa menarik simpati orang-orang dari belahan dunia lain. Mereka pun berdoa untuk Indonesia.

Gempa bumi yang berujung tsunami lalu letusan Gunung Merapi mendorong pesohor dunia menyampaikan perhatiannya lewat twitter. Lewat #prayforindonesia beberapa selebritas dunia mengajak orang-orang berdoa untuk Indonesia, misalnya saja:

Justin Bieber (penyanyi)
just found out about the earthquake in Indonesia. everyone please pray for the people there. #prayforindonesia

Joel Madden (penyanyi grup Good Charlotte)
@JoelMadden: Indonesia I love you be strong (vokalis Good Charlotte)

Tom Cruise (aktor)
To keep track of events & help in Indonesia http://ping.fm/KObTD #prayforindonesia Thanks4Link @aldoturangan

Kim Kardashian (aktris)
My heart goes out to all those affected by the quake and the volcano eruption in Indonesia #lifeisprecious #prayforindonesia

Rabu, (27/10/2010), 07.00 WIB, #prayforindonesia menjadi trending topic di situs microblogging tersebut.

Gempa bumi yang diikuti tsunami telah mengakibatkan sedikitnya 113 orang tewas dan 502 hilang. Letusan Gunung Merapi untuk sementara sudah menewaskan 19 orang.



(detiknews.com)

Selasa, 26 Oktober 2010

Kasih Usul Pro Rakyat, Fraksi PKS disoraki anggota DPR lainnya..

JAKARTA,  - Anggota DPR Nabil Al Musawwa mendapat sorakan "huuu" dari rekannya sesama anggota Dewan, saat Sidang Paripurna, Selasa (26/10/2010), di Gedung DPR, Jakarta.

Nabil, dalam interupsinya, mengusulkan agar rumah jabatan anggota (RJA) yang diperuntukkan bagi anggota Dewan dihibahkan kepada para guru. Menurutnya, pengadaan RJA yang menelan dana ratusan miliar itu tidak sesuai dengan aspirasi rakyat yang diwakili.

"Terkait rumah dinas, kami tidak membutuhkannya. Tanpa rumah dinas pun kami akan tetap bekerja. Kalau perlu rumah itu diberikan ke guru-guru yang lebih membutuhkan," kata Nabil disambut sorakan "huuu" yang cukup keras dari para anggota Dewan.

Tampaknya, usulan itu tak bersambut positif. "Kalau kita bisa melakukan itu, saya pikir akan lebih mulia," lanjutnya.
Awalnya, Nabil mengeluhkan segala pemberitaan negatif terkait kinerja Dewan. Berbagai program dan pengeluaran anggaran yang tak pro rakyat, kata dia, membuatnya sebagai anggota harus menanggung malu saat berhadapan dengan konstituen.

"Dikatakan tidak sensitiflah. Saya tidak rela disebut seperti itu. Bahkan saya malu menggunakan emblem DPR saat ke dapil, karena jeleknya nama DPR di media," kata anggota Fraksi PKS ini.

Ia pun mengusulkan agar Pimpinan DPR melakukan evaluasi agar berbagai program yang ditentang publik seperti pembangunan gedung baru dan dana aspirasi, serta kunjungan kerja ke luar negeri segera diklarifikasi. "Pimpinan agar memperkuat program yang pro rakyat. Karena kami-kami ini yang menanggung cap jelek DPR," keluhnya.


(kompas.com)

Untung Jago Renang!!!



Niat Bunuh Diri?

Suatu hari Karim berniat untuk bunuh diri dengan meledakkan diri di tepi sebuah sungai. Bubuk mesiu sudah ditaburkan di seluruh badannya, api unggun juga sudah dinyalakan.

Ia pun naik pohon, dan sesampainya di atas pohon ia segera menutup matanya dengan kain hitam. Ia berpikir jika ia loncat ke dalam api unggun maka akan meledak dan mati.

Si Karim pun bersiap meloncat, dan wuusshh... tapi loncatannya tidak tepat, ia salah loncat...! Tidak loncat ke dalam api namun malah tercebur ke sungai.

Dengan terengah – engah ia pun berenang ke tepian, dan sesampainya di tepi sungai ia pun memaki-maki,

"Untung ane jago berenang, kalo nggak bisa mampus ane..."

note: jangan coba-coba bunuh diri ya.... sesat tuh.

from : kaskus.us

Video Klip Terbaru Nasyid Faith One - Wajib Ngaji




singel ke-2 dari album: berserah (2009)
email f1_nasheed@yahoo.com
Faith One beranggotakan Andre, Irfan dan Kikie.

Inspiring Pictures: Sholat di Atas Salju


Lihatlah saudara-saudara kita di Kazakhstan. Mereka sholat di tanah lapang yang penuh dengan salju. Mereka juga melepas sepatunya, WOW !!



Sementara, kita di sini, kita memiliki masjid yang indah dan nyaman, hangat di musim dingin, dan ber-AC di musim panas, dan kita masih saja merasa berat  untuk pergi ke masjid.




Apakah kita benar-benar mempunyai alasan (yang dapat dibenarkan) untuk tidak pergi ke masjid ? Hal ini perlu menjadi catatan bagi kita.


from : kaskus.us

Senin, 25 Oktober 2010

Nostalgia: Kisah Taufik Ismail dan alm.Chrisye - Ketika Tangan dan Kaki Berkata

KETIKA MULUT TAK LAGI BERKATA
Oleh Taufiq Ismail


Di tahun 1997 saya bertemu Chrisye sehabis sebuah acara, dan dia berkata, ”Bang, saya punya sebuah lagu. Saya sudah coba menuliskan kata-katanya, tapi saya tidak puas. Bisakah Abang tolong tuliskan liriknya?” Karena saya suka lagu-lagu Chrisye, saya katakan bisa. Saya tanyakan kapan mesti selesai. Dia bilang sebulan. Menilik kegiatan saya yang lain, deadline sebulan itu bolehlah. Kaset lagu itu dikirimkannya, berikut keterangan berapa baris lirik diperlukan, dan untuk setiap larik berapa jumlah ketukannya, yang akan diisi dengan suku kata. Chrisye menginginkan puisi relijius. Kemudian saya dengarkan lagu itu. Indah sekali. Saya suka betul.

Sesudah seminggu, tidak ada ide. Dua minggu begitu juga. Minggu ketiga inspirasi masih tertutup. Saya mulai gelisah. Di ujung minggu keempat tetap buntu. Saya heran. Padahal lagu itu cantik jelita. Tapi kalau ide memang macet, apa mau dikatakan. Tampaknya saya akan telepon Chrisye keesokan harinya dan saya mau bilang, ”Chris, maaf ya, macet. Sori.” Saya akan kembalikan pita rekaman itu.Saya punya kebiasaan rutin baca Surah Yasin. Malam itu, ketika sampai ayat 65 yang berbunyi, A’udzubillahi minasy syaithonirrojim. “Alyauma nakhtimu ‘alaa afwahihim, wa tukallimuna aidhihim, wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibuun” saya berhenti. Maknanya, “Pada hari ini Kami akan tutup mulut mereka, dan tangan mereka akan berkata kepada Kami, dan kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang telah mereka lakukan.” Saya tergugah. Makna ayat tentang Hari Pengadilan Akhir ini luar biasa! Saya hidupkan lagi pita rekaman dan saya bergegas memindahkan makna itu ke larik-larik lagi tersebut. Pada mulanya saya ragu apakah makna yang sangat berbobot itu akan bisa masuk pas ke dalamnya. Bismillah. Keragu-raguan teratasi dan alhamdulillah penulisan lirik itu selesai. Lagu itu saya beri judul Ketika Tangan dan Kaki Berkata.

Keesokannya dengan lega saya berkata di telepon,”Chris, alhamdulillah selesai”. Chrisye sangat gembira. Saya belum beritahu padanya asal-usul inspirasi lirik tersebut. Berikutnya hal tidak biasa terjadilah. Ketika berlatih di kamar menyanyikannya baru dua baris Chrisye menangis, menyanyi lagi, menangis lagi, berkali-kali.

Di dalam memoarnya yang dituliskan Alberthiene Endah, Chrisye ? Sebuah Memoar Musikal, 2007 (halaman 308-309), bertutur Chrisye: Lirik yang dibuat Taufiq Ismail adalah satu-satunya lirik dahsyat sepanjang karier, yang menggetarkan sekujur tubuh saya. Ada kekuatan misterius yang tersimpan dalam lirik itu. Liriknya benar-benar-benar mencekam dan menggetarkan. Dibungkus melodi yang begitu menyayat, lagu itu bertambah susah saya nyanyikan! Di kamar, saya berkali-kali menyanyikan lagu itu. Baru dua baris, air mata saya membanjir. Saya coba lagi. Menangis lagi. Yanti sampai syok! Dia kaget melihat respons saya yang tidak biasa terhadap sebuah lagu.

Taufiq memberi judul pada lagu itu sederhana sekali, Ketika Tangan dan Kaki Berkata. Lirik itu begitu merasuk dan membuat saya dihadapkan pada kenyataan, betapa tak berdayanya manusia ketika hari akhir tiba. Sepanjang malam saya gelisah. Saya akhirnya menelepon Taufiq dan menceritakan kesulitan saya. “Saya mendapatkan ilham lirik itu dari Surat Yasin ayat 65” kata Taufiq. Ia menyarankan saya untuk tenang saat menyanyikannya. Karena sebagaimana bunyi ayatnya, orang memang sering kali tergetar membaca isinya. Walau sudah ditenangkan Yanti dan Taufiq, tetap saja saya menemukan kesulitan saat mencoba merekam di studio. Gagal, dan gagal lagi. Berkali-kali saya menangis dan duduk dengan lemas. Gila! Seumur-umur, sepanjang sejarah karir saya, belum pernah saya merasakan hal seperti ini. Dilumpuhkan oleh lagu sendiri!

Butuh kekuatan untuk bisa menyanyikan lagu itu. Erwin Gutawa yang sudah senewen menunggu lagu terakhir yang belum direkam itu, langsung mengingatkan saya, bahwa keberangkatan ke Australia sudah tak bisa ditunda lagi. Hari terakhir menjelang ke Australia, saya lalu mengajak Yanti ke studio, menemani saya rekaman. Yanti sholat khusus untuk mendoakan saya. Dengan susah payah, akhirnya saya bisa menyanyikan lagu itu hingga selesai. Dan tidak ada take ulang! Tidak mungkin. Karena saya sudah menangis dan tak sanggup menyanyikannya lagi. Jadi jika sekarang Anda mendengarkan lagu itu, itulah suara saya dengan getaran yang paling autentik, dan tak terulang! Jangankan menyanyikannya lagi, bila saya mendengarkan lagu itu saja, rasanya ingin berlari! Lagu itu menjadi salah satu lagu paling penting dalam deretan lagu yang pernah saya nyanyikan. Kekuatan spiritual di dalamnya benar-benar meluluhkan perasaan. Itulah pengalaman batin saya yang paling dalam selama menyanyi.

Penuturan Chrisye dalam memoarnya itu mengejutkan saya. Penghayatannya terhadap Pengadilan Hari Akhir sedemikian sensitif dan luarbiasanya, dengan saksi tetesan air matanya. Bukan main. Saya tidak menyangka sedemikian mendalam penghayatannya terhadap makna Pengadilan Hari Akhir di hari kiamat kelak. Mengenai menangis ketika menyanyi, hal yang serupa terjadi dengan Iin Parlina dengan lagu Rindu Rasul. Di dalam konser atau pertunjukan, Iin biasanya cuma kuat menyanyikannya dua baris, dan pada baris ketiga Iin akan menunduk dan membelakangi penonton menahan sedu sedannya. Demikian sensitif dia pada shalawat Rasul dalam lagu tersebut.

Setelah rekaman Ketika Tangan dan Kaki Berkata selesai, dalam peluncuran album yang saya hadiri, Chrisye meneruskan titipan honorarium dari produser untuk lagu tersebut. Saya enggan menerimanya. Chrisye terkejut. “Kenapa Bang, kurang?” Saya jelaskan bahwa saya tidak orisinil menuliskan lirik lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata itu. Saya cuma jadi tempat lewat, jadi saluran saja. Jadi saya tak berhak menerimanya. Bukankah itu dari Surah Yasin ayat 65, firman Tuhan? Saya akan bersalah menerima sesuatu yang bukan hak saya. Kami jadi berdebat. Chrisye mengatakan bahwa dia menghargai pendirian saya, tetapi itu merepotkan administrasi. Akhirnya Chrisye menemukan jalan keluar. “Begini saja Bang, Abang tetap terima fee ini, agar administrasi rapi. Kalau Abang merasa bersalah, atau berdosa, nah, mohonlah ampun kepada Allah. Tuhan Maha Pengampun ‘kan?” Saya pikir jalan yang ditawarkan Chrisye betul juga. Kalau saya berkeras menolak, akan kelihatan kaku, dan bisa ditafsirkan berlebihan. Akhirnya solusi Chrisye saya terima. Chrisye senang, saya pun senang.

Pada subuh hari Jum’at, 30 Maret 2007, pukul 04.08, penyanyi legendaris Chrisye wafat dalam usia 58 tahun, setelah tiga tahun lebih keluar masuk rumah sakit, termasuk berobat di Singapura. Diagnosis yang mengejutkan adalah kanker paru-paru stadium empat. Dia meninggalkan isteri, Yanti, dan empat anak, Risty, Nissa, Pasha dan Masha, 9 album proyek, 4 album sountrack, 20 album solo dan 2 filem. Semoga penyanyi yang lembut hati dan pengunjung masjid setia ini, tangan dan kakinya kelak akan bersaksi tentang amal salehnya serta menuntunnya memasuki Gerbang Hari Akhir yang semoga terbuka lebar baginya. Amin.




Ketika Tangan dan Kaki Berkata
Lirik : Taufiq Ismail
Lagu : Chrisye


Akan datang hari mulut dikunci
Kata tak ada lagi
Akan tiba masa tak ada suara
Dari mulut kita


Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya


Tidak tahu kita bila harinya
Tanggung jawab tiba


Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya…. sempurna
Mohon karunia
Kepada kami

Memprihatinkan Siswa-siswi SD belajar di Ruang Bawah Tanah

CIREBON - Lantaran tidak memiliki ruang kelas, sebanyak 30 siswa/siswi SDN 1 Panongan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon terpaksa harus mengikuti kegiatan belajar (KBM) di sebuah ruang bawah tanah yang mirip dengan bunker (tempat persembunyian tentara militer).

Tidak hanya pengap, ruang berukuran sekitar 6×7 meter persegi itu juga tak tersentuh sinar matahari. Untuk kegiatan belajar harus menggunakan lampu neon. Bukan hanya itu, tiga meter dari pintu kelas tersebut terdapat sebuah sumur yang dibiarkan menganga. Kondisi ini tentu sangat membahayakan keselamatan siswa saat jam istirahat.

Kuwu Desa Panongan, H Muladi menuturkan, ruangan bawah tanah itu sedianya digunakan untuk ruang kegiatan PKK. Namun karena SDN 1 Panongan kekurangan kelas, pemdes dan kepala sekolah berinisiatif mengalihfungsikan ruang PKK itu menjadi ruang kelas yang ditempati siswa kelas III tersebut.

“Sebetulnya kami tidak tega mengizinkan siswa tinggal di tempat ini. Karena selain panas, ruang kelas juga terlalu dekat dengan sumur. Tapi ya apa boleh buat,” katanya, kemarin (24/10).

Kepala SDN 1 Panongan, Drs H Alimukti Usman menambahkan, pihak sekolah bersama pemerintah desa setempat sebenarnya rutin mengajukan usulan penambahan ruang kelas baru kepada pemda.

Hal itu menyusul jumlah ruang kelas yang ada di sekolah tersebut hanya lima lokal saja. Padahal idealnya setiap sekolah mempunyai minimal tujuh ruang kelas.

“Tentu secara pribadi saya malu Mas. Sebab selain saya ini bertugas menjadi kepala sekolah di sini, saya juga ketua PGRI Kecamatan Palimanan. Masa sih tidak bisa memperjuangkan sekolahnya sendiri. Kami setiap tahun selalu mengajukan agar pemkab mengalokasikan bantuan, tapi sampai sekarang belum juga direalisasikan,“ paparnya.

Sementara itu, Camat Palimanan, Drs Munangwar MSi yang meninjau lokasi itu mengaku prihatin di zaman serba modern sekarang ini masih ditemukan adanya sekolah terbelakang yang berada di pusat kota. Padahal alokasi anggaran untuk pendidikan terus dinaikkan.

“Pejabat Disdik jangan latah bicara IPM di sektor pendidikan. Dengan kondisi seperti ini tentunya akan berdampak pada psikologis siswa dalam menyerap pelajaran,” ungkapnya.

from : radarcirebon.com

Hayrünnisa Gul, Ibu Negara yang Memilih Konsisten Berjilbab

ANKARA--"Jangan lihat pakaian saya, tapi lihatlah apa yang saya kerjakan nanti," ujar Hayrunnisa Gul, saat wartawati sebuah stasiun televisi asing memawancarainya tak lama setelah pelantikan suaminya, Abdullah Gul, sebagai presiden Turki, pada Agustus 2007. Saat itu, dunia berpaling pada terpilihnya Gul yang dianggap akan membawa kembali negara sekuler Turki pada sistem Islam. 

Beda dengan para ibu negara sebelumnya, Hayrunnisa memilih tetap berkerudung. Padahal pada pemerintahan sebelumnya, jilbab sempat dilarang masuk ke lembaga-lembaga resmi negara. Saran agar ia menanggalkan jilbab, tak pernah diindahkannya. 

Kendati berjilbab, Hayrunnisa selalu tampil menawan. Ia membuang jauh anggapan bahwa jilbab identik dengan baju kedodoran, tak modis, dan kumuh. Ia tampil rapi, anggun, dan tetap dalam kaidah syar'i. Namun lagi-lagi, ia selalu meminta agar jangan menilainya dari pakaian, tapi dari karya yang dihasilkan. 

"Setiap wanita suka berpakaian baik dan peduli tentang pakaiannya. Saya juga memilih pakaian saya dengan hati-hati. Namun, saya ingin dibicarakan tidak dengan pakaian saya, tapi pekerjaan yang saya lakukan," ujarnya. 

Dan ia membuktikannya. Gembrakan pertamanya, adalah menanamkan gerakan cinta membaca di kalangan kaum wanita dan anak-anak. Festival buku Talking Book Festival dihajat setiap tahun di negara ini. "Buku adalah gerbang untuk menggenggam dunia," ujar wanita penyuka buku, yang kerap diam-diam datang ke berbagai festival buku internasional ini. 

Tak hanya buku, ia juga menjaga tradisi Turki, termasuk seni kulinernya. Dalam setiap kunjungannya ke berbagai pelosok negeri, ia selalu mampir ke pusat perawatan anak-anak dan panti jompo untuk memastikan kondisi mereka baik-baik saja. Saking perhatiannya dengan manula dan anak-anak,  hampir tradisi sekarang ketika orang mendengar bahwa ia akan mengunjungi suatu provinsi, anak-anak dan orang tua setempat yang pertama menyambutnya.

"Saya akan berjuang untuk memastikan bahwa negara menyediakan semua kebutuhan material anak-anak. Mereka membutuhkan satu hal: cinta dan peduli," ujarnya. 

Ia pantang "memenjarakan" anak-anak yatim di panti asuhan. Sebisa mungkin, katanya, anak-anak akan diintegrasikan pada sebuah keluarga, agar mereka tumbuh sebagai anak yang normal. Itu sebabnya, ia menggaji para pensiunan guru untuk merawat anak-anak yatim sebagai sebuah keluarga. "Saya percaya pengalaman mereka akan berkontribusi banyak untuk mempersiapkan anak-anak asuhnya hingga bisa berperan maksimal bagi kehidupan," ujarnya.

Satu lagi yang jarang diekspos pada publik, ia selalu mampir secara pribadi pada keluarga para syuhada. "Mereka adalah martir yang mewariskan negara ini pada kita. Anak laki-laki dan suami mereka mengorbankan hidup mereka untuk tanah air kita," ujarnya. 

Ia bahkan menjalin kontak secara pribadi dengan mereka. Banyak anak-anak para syuhada yang menjadi anak asuhnya. Ketika anak-anak ini berprestasi, ia akan secara khusus menuliskan surat dengan tulisan tangannya menyampaikan ucapan selamat. 




(Ibu negara Gul diantara first lady)

Hayrünnisa Gül lahir di  Istanbul, tahun 1965. Dia baru lulus dari Çemberlita? Girls High Schoolketika  Abdullah Gül yang lebih tua 15 tahun melamarnya. Mereka menikah tahun 1980. Kini pasangan ini dikaruniai tiga orang anak, yaitu Ahmet Münir (lahir 1983), Kübra (lahir 1985), dan Mehmet Emre (lahir tahun 1991).

Bukan rahasia lagi, Hayrunnisa dan banyak wanita berjilbab lain yang ada di Turki sering mengalami ketidakadilan karena jilbab yang mereka kenakan.
Hal tersebut disampaikan oleh istri presiden Turki Abdullah Gul kepada dewan parlemen Eropa Jumat lalu, di mana diriya menyatakan ketidakpuasan yang mendalamnya atas sejumlah besar kontroversi penggunaan jilbab dan adanya pelarangan penggunaan jilbab yang diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga publik yang ada di seluruh bagian negara Turki dan mencatat bahwa dirinya juga merupakan korban ketidakadilan di Turki akibat jilbab yang ia kenakan.

Hayrünnisa  mengatakan bahwa ia telah mengajukan gugatan ke Pengadilan HAM Eropa karena ketidakadilan yang diterapkan kepada mereka karena alasan mengenakan jilbab.

Lembaga sekuler di Turki, khususnya peradilan dan tentara, telah menyatakan protes pedas sejak Abdullah Gul menduduki posisi presiden karena istrinya berjilbab, bahkan beberapa di antara mereka memutuskan untuk meninggalkan militer setelah melihat Ibu Negara Turki yang baru mengenakan jilbab.

Kepada surat kabar Turki  Ceyhan, Hayrünnisa  mengatakan dirinya sering kesal jika ditanya soal jilbab yang ia kenakan. "Stop berbicara soal ini dan membicarakan persoalan ini hanya membuang energi dan tidak ada manfaatnya bagi masa depan Turki," katanya menegaskan.


from: republika.co.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host