Minggu, 09 Januari 2011

Istri Lebih Setia dibandingkan Suami? Benarkah???


Berikut kisah sahabat yang berprofesi sebagai dokter di salah satu Rumah Sakit di Purwokerto. Dua kejadian yang cukup kontras antara Istri yang setia dan Suami yang kurang setia.

Saat itu terbaring seorang pasien yang positif mengidap penyakit HIV sejak lama. Saya lihat istrinya masih sangat setia menemaninya... Entah mengapa saya menjadi penasaran dengan perasaan perempuan tersebut, sebenarnya apa yang ada di pikirannya hingga ia masih setia?? Benarkah memang cinta perempuan itu buta?? 


Entah mengapa saya terusik, akhirnya saya putuskan untuk mengobrol dengan perempuan itu dan suaminya.

Telisik punya telisik, ternyata laki-laki tersebut mengatakan bahwa ia terkena penyakit itu sejak menikah. Itu yang membuat saya geram. Oh, sejak menikah ternyata... Mungkin bapak tersebut tidak tahu bahwa perjalanan penyakit tersebut hingga ia dinyatakan positif membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Lalu saya bertanya, "Bapak senang pakai tato ya pak?" Karena saya lihat ada tato di kaki kirinya. untuk menenangkannya, saya utarakan bahwa mungkin akibat terkena alat-alat tato yang sudah di gunakan berulang kali pada beberapa orang tanpa di sterilkan.

Tiba-tiba sang istripun mengungkapkan isi hatinya kepada saya,
"Dulu dokter juga pernah bilang seperti itu, Mbak. Saya ikhlas  menerima hal ini, mungkin itu memang bukan kesalahan suami saya. Saya juga tidak marah bila suami saya mengatakan bahwa terkena penyakit tersebut sejak menikah dengan saya. Toh saya pun tidak melakukan sesuatu hal yang memungkinkan saya untuk tertular Mbak. Ini memang takdir Alloh"

Entah mengapa saya mendadak kagum terhadap perempuan tersebut. Saya bisa mengambil pelajaran bahwa kesetiaan begitu berarti bagi perempuan itu. Mungkin disanalah letak dari pernikahan itu sendiri.

----------------------------------------------------------------------------------------------

Malam itu pun saya kembali teringat saat saya masih di bagian obgyn dulu..
Ketika  saya baru saja menunaikan sholat subuh. Tiba-tiba datang seorang ibu hamil diantar oleh anak laki-lakinya yang masih belum genap 10 tahun usianya serta pamannya yang langsung pulang setelah mengantar.

Setelah diperiksa, bayi yang ada di dalam rahim ibu tersebut sudah meninggal. Selidik punya selidik, ternyata sang  ibu ini habis terjatuh.

Saat itu karena memerlukan keluarga pasien untuk mengurus pasien tersebut, saya segera mencari dimana paman pengantar  ibu tadi. Walhasil, saya hanya menemukan sang anak terduduk seorang diri membawa tas ibunya.

"lho, pamannya tadi mana??" tanya saya..

"pulang Dok", jawab anak itu..

"trus, Bapak kamu dimana??"

anak itu menjawab "di rumah Dok"

Sontak saya kaget. Bukankah seharusnya suaminya itu tahu bahwa istrinya sedang mengalami pendarahan? Bukankah seharusnya suaminya khawatir kalau-kalau terjadi sesuatu pada janin yang ada di rahim istrinya? Lalu apa yang bisa dilakukan oleh anak kecil ini di rumah sakit?

Entah apa yang ada di otak suami tersebut @#$%^^&*()

Kemudian saya mengatakan kepada anak tersebut bahwa adiknya sudah meninggal dan memintanya  untuk menghubungi bapak agar segera datang ke rumah sakit. Tetapi setelah saya desak anak itu untuk menghubungi bapaknya, anak tersebut malah menangis.

"Bapak mungkin ga ingin ke rumah sakit, Dok" anak tersebut mengatakan hal itu,

Oh Tuhan! Apa yang bisa saya katakan lagi. Begitu miris mendengarnya...

Dua kejadian yang kontras bukan?
Tetapi bukan berarti dalam dua kisah diatas, memojokkan pihak laki-laki dan memuliakan perempuan. Karena masih banyak pula kebaikan-kebaikan dari keduanya yang bisa  ditemui di rumah sakit tersebut. Ada pula para suami yang begitu setia menjaga istrinya.

Pertanyaannya berapa persen para suami yang setia menjaga istrinya dibandingkan istri yang sebaliknya setia menjaga suaminya? 


special thanks to Dokter Eka dan Bang Wakhid Susilo smeoga menjadi keluarga samara ya!

----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host