Selasa, 04 Januari 2011

Kisah Bocah SD dan Doa Makan

Pagi ini seperti biasa acara makan pagi bersama segera dimulai. Anak-anak kelas satu SDIT Depok berebut untuk memimpin doa. Namun, giliran memimpin doanya adalah Aldio anak yang terkenal banyak makannya di sekolah.

Mulailah Aldio memimpin dengan suara sedikit keras,
“Doa sebelum makan dimulai.”
Semua anak serempak membaca doa : “Allahumma bariklana fii ma razaktana waqinaa adza bannar.”
“Artinya, Ya Allah berkahilah rizki yang telah Engkau berikan kepada kami dan jauhkanlah dari siksa api neraka. Aamiin.”

Teman-teman segera menyantap makanannya. Saya melirik ke arah Aldio. Aldio yang biasanya langsung makan tanpa basa-basi, justru dia terlihat diam sambil memegang makannya. Ekspresi wajahnya tampak seperti orang berpikir. Saya tidak langsung memintanya untuk memakan bekalnya. Saya coba terus memperhatikan gerak-gerinya. Terlihat mulutnya sedang komat-kamit, seperti mengulang-ulang sebuah kalimat.

Namu tiba-tiba dia bertanya, “Pak... Pak.”
“Iya Nak” dengan sigap saya memperhatikan ke arah Aldio.
“Pak, kenapa sih doa mau makan itu ada artinya ‘bebas dari api neraka’. Memang apa hubungannya makan dengan bebas dari api neraka?”

Subhanallah, saya terkejut sambil menelan ludah. Saya tidak menyangka siswa kelas 1 SD, bertanya seperti itu. Awalnya saya agak bingung mau menjelaskan apa terhadap pertanyaan Aldio.

“Begini Nak. Dari doa yang kita baca tadi menjelaskan bahwa makanan yang kita makan adalah rezeki dari Allah. Begitu juga makanan ini. Itu rezeki dari Allah. Ketika rezeki Allah itu dibuang-buang seperti tidak habis makanannya, berantakan, berjatuhan ke tanah, itu akan membuat Allah marah. Kalau Allah marah, Dia akan menaruh kita ke tempat yang tidak kita sukai, yaitu api neraka.”

Segera setelah penjelasan sederhana saya, Aldio dan murid-murid lain yang tadi mendengarkan, makan dengan hati-hati dan mereka juga membereskan makanan yang berjatuhan. Bahkan, di antara mereka berkata, “Pak, aku sudahb habis makanannya, tidak ada yang tersisa sedikit pun.” Dan yang lainnya serempak berkata yang sama.

Subhanallah, ternyata ada hikmah besar di balik doa sebelum makan.

(berdasarkan penuturan kak dodo dalam bukunya '27 Cara Mengatasi Emosi Anak')

catatan: menarik berinteraksi dengan anak-anak, meski memilih bahasa yang tepat untuk mereka pahami. Ada penjelasan yang lebih dalam dari doa tadi khususnya bagi  orang dewasa para pencari nafkah, agar terhindar dari makanan yang syubhat apalagi dari hasil korupsi. Na’udzubillahi min dzalik! 



----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

2 komentar:

dimasady mengatakan...

dunia kecil namun penuh dengan keindahan,
syukron...

isw_banna mengatakan...

@dimas: tepat sekali penuh energi positif dan kepolosan

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host