Senin, 07 Maret 2011

Modus Penipuan Baru : "Anak Ibu di Rumah Sakit, Tolong Transfer..."


Hari ini dapet cerita dari istri selepas ia mengantarkan pesanan Es Puter ke salah satu SDIT dekat rumah. Siang tadi (7/3) tiba-tiba datang seorang perempuan yang histeris menyebut-nyebut nama anaknya. "Sarah... Sarah dimana anak saya?..."

Melihat kejadian itu beberapa guru berusaha menenangkan dan menanyakan apa yang telah terjadi. Ternyata, perempuan itu adalah ibunda Sarah salah satu murid di sekolah itu. Masih dengan gemetar, ibu tadi menceritakan bahwa baru saja ia mendapat telpon dari seseorang yang mengabarkan kondisi anaknya, Sarah yang jatuh dari lantai dua. Berikut ringkasan percakapan dalam telepon tersebut:

Penelpon : "Selamat siang Ibu, kami dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) ingin mengabarkan bahwa anak ibu, Sarah, baru saja jatuh dari lantai dua dan sekarang anak ibu sedang dirawat disini."

langsung saja sang ibu panik dan menangis histeris

Ibu : "Innalillahi... Masya Alloh,,,,sekarang kondisi anak saya gimana, mbak?"

Penelpon: "Segera kami lakukan tindakan dan Pihak Rumah Sakit membutuhkan DP untuk biaya operasi tersebut. Ibu bisa langsung mentransfer sekarang ke nomor rekening xxxxxxxxx (sekian-sekian). Ditunggu segera ya Bu"

Ibu: "Baik Mbak...."

TIba-tiba sambungan telepon terputus.

Awalnya sang ibu hendak segera perhi ke ATM dekat rumah, namun sang adik menyarankan terlebih dahulu pergi ke sekolah  untuk menanyakan kejadian yang sesungguhnya.

-----------------------------------
Mendengar cerita sang ibu, guru yang mendengarkan dari awal berkata, "Sabar ya Bu...."

Tiba-tiba dari dalam kelas keluar seorang anak perempuan dengan jilbab manisnya sambil berlari kecil menghampiri perempuan tadi,,, "Ummi,,ummi, kenapa kok udah ada di sekolah? Mau jemput Sarah ya? kan masih jam setengah dua belas."

Sang ibu tadi langsung memeluk anaknya Sarah sambil menangis histeris.

Lalu salah satu guru yang mendengarkan pengakuan Ibunda Sarah segera paham bahwa telah terjadi rencana penipuan.

"Alhamdulillah, ibu tidak terjebak dalam rencana penipuan. Penelpon yang Ibu ceritakan tadi jelas-jelas berbohong dan hendak mengecoh Ibu dengan mengabarkan Sarah ada di Rumah Sakit dan meminta untuk mentransfer. Kalo saja saat itu ibu langsung percaya dengan penelpon penipu itu dan segera mentransfer sejumlah uang, jelas sekali ibu akan tertipu. Tetapi untungnya Alloh masih menyelamatkan Ibu."

pesan moral : untuk para ibu hati-hati dengan modus penipuan yang belakangan ini begitu variatif dan kreatif, apalagi kalo menyangkut dengan buah hati kita. Waspadalah!!!


----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

3 komentar:

info bisnis terbaru mengatakan...

Wah..zaman sekarang makin kreatif aja penipu-penipu itu!!
Neraka siap menampung orang2 seperti itu..
Untungnya ibu tadi blm transfer..

Ngomong2 soal penipuan, yg ini bukan penipuan:
anti penipuan

www.oksida.com mengatakan...

tuh nomer rekeningnyakan ada alamat pemilik rekening..
laporin aja ke polisi

isw_banna mengatakan...

@oksida: iya betulll keterlaluan memang modus kriminal jaman sekarang

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host