Selasa, 05 April 2011

Kisah Ibu Perokok yang Bijaksana. Really???


Sore kemarin   setelah seharian bergulat dengan urusan kantor, tiba-tiba perut keroncongan dan ingin rasanya mampir ke warung bakso dekat jalan masuk Komplek Japos. Seperti biasa, saya pesan mie ayam pangsit plus bakso bulat besar isi telor. Sambil menunggu pesanan, terjadilah peristiwa unik di warung  tersebut.

Terlihat seorang ibu dengan gaya tomboinya sedang bersama anak laki-lakinya, kurang lebih usia 11tahun. Mereka sedang asyik berbincang. Sayangnya, di sela-sela jari sang ibu teronggok sebatang rokok yang menyala sambil sesekali dihisap oleh sang ibu dihadapan anaknya.

Keduanya berdialog begitu hangat dan akrab. Sepertinya ikatan ibu dan anak tersebut begitu kental dan kuat. Berikut beberapa dialognya:

Sang ibu: “Gimana sekolahnya Nak hari ini? Ga ada masalah kan?”

Anak: “Itu Ma, si Adit masa tiba-tiba ngerebut Blackberry Bagas (nama sang anak,-red). Sebel banget rasanya!!! Kesel…”

Sang Ibu: “Tapi kamu nggak langsung mukul kan? Jangan terpancing emosi ya, Nak? Bicarakan baik-baik dengan temanmu itu,  siapa namanya tadi? Adit ya? Tanyakan Kenapa dia kok tiba-tiba ngerebut Blackberry Bagas. Kali aja cuman mau pinjem doang.” Tutur sang ibu santai dengan penuh bijaksana sambil mengepulkan asap rokok yang sedang dihirupnya tanpa beban. What????

Anak: “Iya Ma. Nggak sampe mukul, Bagas cuman lapor aja kok ke bu Guru.”

Sang Ibu: “ Ya sudah.  Bagus! Oh ya, Bagas punya PR Matematika yang susah nggak dari sekolah?”

Anak: :”Ada Ma!,, “ jawab sang anak sambil mengeluarkan buku matematika dari dalam tas sekolahnya.
“Kalo ngitung ini gimana, Ma? Soalnya PR nya bentuk cerita matematika gitu! Bagas jadi bingung kan jawabnya.”

Sang Ibu: “oh ini mah gampang Bagas! kamu lihat dulu rumusnya, lalu ….Bla bla bla !@#$^&*())#$%” dilanjutkan dengan isapan rokok berikutnya...
Wah ternyata sang ibu lihai juga ilmu matematikanya.

Dan beberapa dialog hangat lainnya terjadi di antara mereka. Yang menarik, kok sang ibu nggak risih ya merokok di hadapan putra tercintanya. Dan sang anak juga bisa-bisanya tahan dengan asap rokok yang mengepul dihadapannya.

Namun, over all this story, ternyata meski sang ibu terlihat urakan plus perokok berat, ternyata jiwa keibuannya begitu melekat dalam dirinya. Terbukti dari nasihat-nasihat yang disampaikan dan tulusnya penjelasan yang diberikan pada putra tercintanya.

Mudah-mudahan sang ibu bisa tersadar untuk tidak meneruskan hobi buruknya, MEROKOK. Sebab saya yakin bahwa ia pasti nggak mau kalo anaknya ikut-ikutan merokok, kan? masih SD pula!!!

Semoga bisa mengambil hikmah dari kejadian di atas ya, Sobat!!!


----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

3 komentar:

Muhammad Abdullah mengatakan...

subhanallah...
kisah & pengalaman yg menarik mas wandi

smoga aja kebiasaan buruk sang ibu ndak tertular ke anaknya..

banna mengatakan...

@abdullah: miris memang ngeliatnya

Maryulisman mengatakan...

jadi teringat kisah pelacur yang memberi minum seekor anjing yang kehausan.

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host