Sabtu, 04 Juni 2011

Momen Perpisahan Sekolah di Kota Kecil Banjar yang Menggelorakan Jiwa


Perjalanan delapan jam dari Tangerang ke Kota kecil bernama Banjar (Jawa Barat) membuahkan hasil. Rasa lelah selama perjalanan darat (Tangerang-Bandung-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar) tergantikan dengan acara Wisuda siswa siswi kelas XII MA Al Kautsar yang begitu menggelorakan jiwa.


Bayangkan anak usia 17-18 tahun sudah berpikiran, berkelakuan layaknya orang dewasa. Tak ada dalam kamus mereka ;Alay (Anak Lebay) apalagi Ababil (Abege Labil) yang seringkali merayakan perpisahan dengan Musik Hingar Bingar ditambah Modern Dance yang tak jarang memperlihatkan lekuk tubuh dan aurat.


Di pedalaman Desa Karangpucung, Banjar ini MA Al Kautsar yang sekaligus merupakan Pondok Pesantren, melahirkan kembali siswa siswi kebanggaan tahun ini. Tak hanya prestasi akademik yang diperhatikan (terbukti nilai UN mereka rata-rata secara keseluruhan bernilai 8 ), namun akhlak pun menjadi atensi besar dalam lembaga ini. Alhamdulillah.

Sesi yang cukup mengesankan adalah tausiyah dari Ustadz Umung Anwar Sanusi (pengasuh Pondok Pesantren ini) yang begitu menggetarkan hati para orangtua murid yang hadir termasuk pula siswa siswi kelas XII yang akan segera meninggalkan pondok ilmu ini.
Ustadz Umung memberikan tausiyah

Berikut beberapa Nasihat penting yang disampaikan Ustadz Umung Anwar Sanusi:

Diharapkan santriwan/santriwati yang lulus ini menanamkan 2 sikap:
1. Sikap Iman (mental), yaitu bersyukur kepada Allah karena keberhasilan kalian adalah karenaNya. Maka, bersyukurlah dengan meningkatkan ibadah kepada Allah yang Maha Penyayang.

2. Sikap Akhlak (moral),
a. Sikap Akhlak kepada Orang Tua, meminta doa dan meminta ampun kepada mereka, jadilah investasi terbaik mereka yang akan mendoakan mereka saat ada maupun telah tiada. Jangan hanya menjadi buku tabungan saja, namun isinya kosong, namun doakan terus sehingga meringankan hisab mereka di Yaumil Akhir.

b. Sikap Akhlak kepada Guru, khitmad dan hormatilah mereka. Bayangkan wajah guru-guru kita. Meskipun bukan anak kandungnya, namun mereka mencurahkan tenaga, pikiran dan kasih sayangnya untuk menghantarkan kita pada keberhasilan ini.

c. Sikap Akhlak kepada Lembaga, dengan menjaga citra baik MA Alkautsar. Berilah sebesar-besar manfaat kepada masyarakat.

-----------
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan prosesi wisuda, para siswa/siswi dipanggil satu per satu ke atas panggung untuk mengambil ijazah dari kepala sekolah, pengasuh pondok dan beberapa guru. Tak heran banyak orang tua yang hadir menitikkan air mata keharuan saat melihat putra/putrid nya diatas panggung. Termasuk saya dan orang tua melihat adik kecil yang dulu masih lugu kini tumbuh dalam kedewasaan di lingkungan yang penuh ketaatan pada Alloh, bukan hanya simbolis semata.
Asyik Dapet Ijazah, Alhamdulillah Gusti Allah 

"Abah, abdi lulus!! hiks lamun sedih ninggalkeun batur"

Selanjutnya acara penampilan kreasi siswa, mulai dari penampilan Nasyid Putra Zest Voice, yang membawakan lagu, ‘Sahabat Perjuangan’ Tazakka dan ‘Jasa Guru’ Hawari cukup memukau dengan konsep akapelanya. Tak lupa siswi nya pun tak kalah dengan 13 personil tampil ke atas panggung dengan membawakan lagu ‘Doa Perpisahan’- Brothers.
Performance Nasyid Zest, Justice Voice-Wannabe

Panglima Voice beraksi, nggak kalah sama Fatih nih, tapi kok banyak amat ya Bu??

Penampilan memukau lainnya adalah pembacaan puisi dengan untaian kata-kata yang begitu dalam untuk se-umuran mereka. Good Job, pesan tersampaikan dengan baik ditambah backsound ‘Muhasabah Cinta’ edCoustic. Selain seni, siswa/siswi Al Kautsar juga menampilkan bela diri Ti-fan dengan atraksi yang spektakuler, melompat, bertarung, bahkan dengan menggunakan golok dan tongkat. Very tough.
Puisi yang Mengaharu-biru

Para Atlet Ti-Fan calon Peserta Olympiade Ti-Fan,, emang ada ya???

Terakhir, yang tidak kalah mengesankan adalah pidato berbahasa Arab yang begitu fasih dibawakan oleh santriwati bernama Iim. Tak kalah hebatnya, Pidato berbahasa Inggris juga ditampilkan dari perwakilan putra, meskipun ada beberapa pronunciation yang kurang tepat seperti ‘honorrable’ dll. But, overall good –lah!
Siswi Fasih Pidato berbahasa Arab
-----

Subhanalloh speechless melihat persembahan ini, seperti sajian wisata ruhani bagi kami. Jauh dari unsur kesia-siaan, sederhana namun bermakna dalam. Sesuai dengan tema perpisahan kali ini ‘ Taburlah Gagasan, Petiklah Perubahan, Raihlah Mimpi di Masa Depan’. Semoga mereka tumbuh menjadi pemudi pemudi yang taat pada Sang Maha Pencipta, dan mampu meneruskan estafet kepemimpinan di muka bumi ini dengan amanah. Seperti pepatah, ‘Pemuda hari ini adalah Pemimpin di Masa yang akan datang’


Semoga menginspirasi Anda, Wahai Sahabat!!

Pondok Pesantren Al Kautsar Banjar, Rahasia Kedewasan Para Santri


----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host