Rabu, 29 Juni 2011

Review Sang Penonton Konser Nasyid Peduli Palestina



Untuk kesekian kali, konser nasyid peduli palestina digelar di Jakarta. Momentum saat ini adalah bertepatan dengan rangkaian acara Asia-Pasific Community Conference for Palestine. 

Di tengah terik matahari Jakarta terlihat beberapa kerumunan manusia untuk menyaksikan Persembahan Nasyid spesial dalam rangka peduli palestina. Meski tak sebanyak sebelumnya, Hall Basket Senayan menjadi saksi bisu Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Perjuangan Palestina.

Dibuka dengan La Tahzan Ansamble, membawakan Nasyid karya Maher Zain (ikon nasyid internasional yang sudah 5 minggu albumnya menjadi yang terlaris di Indonesia) cukup menjadi appetizer di Sesi 2 ini. Saat memasuki Hall Basket Senayan ini sedikit berbeda dengan Penampakan sebelumnya. Tidak ada screen/layar besar yang biasanya dipasang guna menambah sense of visuality. Dan beberapa backsound penyemangat yang biasanya menambah ornamen acara. But, the show must go on.

Apalagi penampilan berikutnya adalah salah satu favorit saya, FATIH Jogja. Dibuka dengan 'Nasyid Memang Asyik', disusul nasyid dangdut 'Resah' diambil dari album kedua mereka. Termasuk lagu Rock Kotak 'Beraksi' yang digubah sedikit oleh rekan-rekan Fatih. Sayangnya, sound system yang ada belum mampu menampilkan performa terbaik mereka. 

Suasana semakin panas, karena emang beneran panas hehe. Namun, aksi Fakhri sang Violinis Cilik mampu menyejukkan atmosfer Hall Basket senayan dengan alunan Biola membawakan instrumentalia 'Heal the World' milik almarhum Jacko. Disusul penampilan menggemaskan adik Fakhri, Nisa (catatan keduanya putra putri personil Snada, Bang Ikhsan) tampil percaya diri untuk anak kecil seusianya menyenandungkan lagu 'Mama Bunda Ummi Apapun Namanya' karya pentolan ANN Jateng, Kang Firto. 

Eits, sebelum kelupaan, yang menambah asyik menyaksikan pagelaran ini adalah Sang Maestro MC: Panji , mantan penyiar radio Dakta yang kita berdedikasi di Radio milik Pemerintah ini. Kocak, Ekspresif, Spontan dan Tone suara bulat sebulat tubuhnya, upps kok jadi main fisik menjadi karakter kuat bang Panji. Wah kayaknya saya mesti berguru ke beliau nih.

Back to the show, Terobosan baru event kali ini adalah terlibatnya grup nasyid sesepuh Snada. Diawali dengan nasyid kontemplatif 'Ketika Kaki dan Tangan Berkata' berhasil menggugah audiens yang hadir. Berlanjut lagu 'Demi Matahari' dengan koreografi khas Abang-abang Snada (muter-muter gitu deh). Terakhir nasyid agak baru 'Sang Penolong'. Penampilan mungkin menjadi obat rindu bagi hadirin yang jarang melihat penampilan langsung Snada.

Kita tinggalkan Snada, berlanjut dengan penampilan nasyid Haroky: Izzatul Islam (Izzis). Nasyid 'Jejak' 'Gaza' dan 'Hai Mujahid Muda' menggemparkan Hall Basket Senayan. Penampilan Izzis seperti biasa diiringi para hadirin yang beramai-ramai berarakan maju ke depan panggung untuk berjingkrak jingkrak membakar semangat.

Sempat agak bingung, kok jam setengah tiga performance Izzis sudah rampung. Karena Izzis kerap kali tayang di akhir acara. Ternyata, saya Salah. Masih ada penampilan lainnya. Jadi anti-klimaks nggak ya? Just enjoy the show.

Grup Senior Justice Voice (JV) kali ini menghentak dengan nasyid-nasyid acapella karya mereka. 'Jangan Mepet-Mepet' 'Medley Rumus Canggih' dan satu lagu terbaru mereka berhasil menghibur audiens. Sayang pilihan lagunya 'Rumus Canggih' mulu karena banyak yang reques kayaknya.

The Last, edCoustic, grup asal Bandung yang dinanti-nanti ratusan audiens yang hadir. Cukup mengesankan dengan nasyid pertama 'Pemuda Palestina', sayangnya nasyid selanjutnya kurang cocok dengan tema. Tapi bagi saya cukup menghiburlah, wong lagu favorit semua, 'Sebiru Hari Ini', 'Aku Ingin MencintaiMu' 'Muhasabah Cinta' dan paling kontroversial 'Nantikanku di Batas Waktu' (NKDBT). Ini acara palestina lho. hehe. Masih membayangkan seandainya edCoustik membawakan lagu Shoutul Harakah 'Palestina Tercinta' versi akustik, pasti keren abiss.

Overal good, meski belum satifactory. Two thumbs up buat seluruh panitia. Semoga Alloh membalas kerja keras kalian. 

note: maaf tidak sempat foto-foto, monggo yang mau berbagi foto

11 komentar:

era mengatakan...

terimakasih laporannya.... semoga menambah semangat kita utk selalu konsen pada saudara kita di Palestina sana.

banna mengatakan...

@era: semoga akan terus lestari event seperti ini hingga palestina merdeka

Robiatul Shinbee mengatakan...

memang ngerasa banyak yang kurang, termasuk penampilan IZIS [karna ini yg dinanti..hehe].. tapi jujur tetep seneng karna dah lama gak ikutan konser nasyid jadi llumayan lah kangenku terobati.. heheh

banna mengatakan...

@robiatul: tepat sekali soundnya kurang topcer

fauziah mengatakan...

acara yg kemarin kurang "greget".. bisa dibilang penontonnya sepi.

banna mengatakan...

@fauziah: betul juga sih,,,,, banyak yg perlu ditambal

Anonim mengatakan...

yah maklum saja persiapan hanya 1bulan nona n tuan tapi kami selalu maksimalkan semuanya terbukti tidak sepi kan????????

banna mengatakan...

@anonim: wah ini bang ramdhan? muni? atau panitia lainnya?

Anonim mengatakan...

ada 2 acara di hari yang sama, conference asia pasifik di jcc dan hall bsket. dua2nya mengusung tema untuk palestina. bagi saya lebih dari cukup untuk menggairahkan konser nasyid ...terima kasih panitia

dymeh mengatakan...

@MAS BANNA : aku gak dateng, so thanks yo reportnya hihihi..tapi bener euy sepi skalii gak kayak yang awal2 konser

banna mengatakan...

@dymeh: yup sepi euuy, semoga bisa jadi masukan buat panitia

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host