Minggu, 03 Juli 2011

Telan Kelereng Bocah 10 Tahun Sulit Bernapas

Untuk para orang tua, selalu hati-hati ya dalam menjaga anak. Jangan sampai mengalami kejadian nahas seperti yang dialami Hafifurrofiki (10), warga Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Pamekasan. Gara-gara menelan sebutir kelereng, siswa kelas V SDN Pakong I ini nyaris tidak bisa mengeluarkan suara.

Kejadian itu berawal, ketika Afif bermain kelereng dan tidak sengaja menelan sebutir kelereng ke mulutnya, Minggu (3/7/2011), sekitar pukul 10.00. Afif terus mengerang mengerang kesakitan hingga keluarganya membawa Afif ke RSU Pamekasan.

Sayangnya walau sudah menjalani foto rontgen, hasilnya tidak kelihatan, sehingga Afif disarankan kembali, Senin (4/7/2011) ke RSU Pamekasan, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, lantaran dokter yang hendak menangani masalah ini libur.

Menurut sumber di lokasi kejadian, sejak beberapa hari ini, di belakang rumah Afif digelar adu balap kelereng yang ramai diikuti puluhan peserta. Begitu juga Afif ikut adu balap kelereng. Ketika menunggu giliran kelereng miliknya dilepas, Afif memasukkan kelereng ke mulutnya dan dimain-mainkan dengan lidahnya. Tiba-tiba kelereng itu tertelan lalu tersangkut di kerongkongannya.

Seketika itu Afif tersedak. Wajahnya pucat dan suaranya parau. Beberapa warga yang melihat kejadian itu kaget dan menanyakan apa yang terjadi. Dengan suara terpotong-potong, Afif mengatakan jika kelerengnya tertelan dan nyangkut di kerongkongan.

Bustami, paman korban yang kebetulan melihat Afif tersedak berusaha menolong dengan cara membalikkan tubuh Afif. Kedua kakinya diangkat dan kepalanya di bawah, sambil digoyang-goyang. Namun kelerengnya tetap bersarang di kerongkongan.

Karena Afif kian sulit bernafas, tubuh Afif dikembalikan pada posisi semula dan diberi air putih hangat lalu diminumkan, sehingga kelerengnya ikut masuk ke tubuh Afif. "Rasanya panas dan saya sulit bernafas. Sekarang sudah tidak ada, entah masuk ke mana," kata Afif.

Komen:
1. Jangan pernah biarkan anak-anak memiliki kebiasaan memasukkan benda/barang atau mainan apapun ke dalam mulut. Bisa-bisa kejadian seperti yang dialami Afif.
2. Kalo ada yang masuk ke dalam kerongkongan anak, kayaknya nggak perlu deh membalikkan tubuh sang anak seperti yang dilakukan sang paman. Malah nambah pusing si anak aja, hehe. Segera bawa ke RS terdekat.
3. Terakhir, terus berdoa ya semoga anak kita jangan sampai kemasukan gundu (kelereng.red) ke dalam tenggorokannya. Aamiin.

(diolah dari beritajatim.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host