Kamis, 04 Agustus 2011

Kultum Taraweh Ust. Musyaffa Abdurrahim : Akankah Terampuni?


Suatu hari Rasul SAW naik mimbar, tiba-tiba beliau mengucapkan "Aamiin" sampai anak tangga yang ketiga beliau mengucapkan Amin tiga kali.


Sahabat bertanya, "Ya Rasul, mengapa engkau mengucapkan Aamiin?"
Beliau jawab, "Malaikat Jibril berkata, 'Rugi sekali seorang laki-laki yang bertemu dengan bulan Ramadhan, lalu sampai kepada bulan Syawal tapi tidak mendapat status TERAMPUNI."
Lalu Jibril berkata 'Ucapkan aamiin, ya Muhammad.' 

Kita sudah masuk hari keempat di Bulan Ramadhan ini. Berdoalah agar kita mendapatkan ampunan Allah. Jika kita belum mencapainya, segeralah perbaiki diri agar kita menuju posisi "terampuni". 

Bagaimana caranya?


Secara garis besar, berikut tips menurut Syaikh Abdul Qadir Al Jiilani:


(1) Apa saja yg diperintahkan Allah kpd kita, lakukanlah!
(2) Tinggalkan apa yg Allah larang.
(3) Terhadap ketentuan Allah yg berlaku pd diri kita, sikapi dgn sabar.

Pembahasan:


(1) Mengerjakan perintah Allah
Banyak perintah Allah di bulan Ramadhan ini. Contoh ringan ketika berwudhu dengan sebaik-baiknya lalu menuju tempat shalat di masjid. Maka satu langkah menambah kebaikan, langkah lainnya mengurangi dosa. 


Dilanjutkan shalat dua rakaat saat sampai di masjid (shalat ba'da wudhu, tahiyatul masjid, atau qabliyah. Lalu duduk di masjid sambil menunggu pelaksanaan shalat. Selama dia menunggu waktu shalat, akan dicatat seperti sedang shalat, apalagi jika ditambah dengan amalan lainnya seperti tilawah Quran.

(2) Meninggalkan larangan Allah

Rasul SAW bersabda, "Kalau aku perintahkan kepadamu, lakukanlah sampai batas kemampuanmu. Namun, jika kalian aku larang, maka berhentilah."
Seringkali seseorang tidak meninggalkan larangan bukan karena tidak mampu, karena memang tidak mau meninggalkan larangan itu. Kita hendaknya tidak meninggalkan larangan karena merasa terkekang. Jika dilakukan karena Allah, tentunya berbalas kebaikan bagi kita.


(3) Sabar atas ketentuan Allah.


Sabar akan ketentuan Allah, baik itu menyenangkan maupun menyesakkan.
Contoh ringan: haus dan lapar saat puasa. Sabar menahannya meskipun di tengah cuaca panas seperti sekarang ini.

Jika kita mampu, insya Allah termasuk orang yang terampuni. Amin.

(Seperti yang disampaikan saat kultum taraweh oleh ustadz Musyaffa Abdurrahim 

Rabu Malam , 03 Agustus 2011 di Masjid As Sa'adah Pondok Safari Indah Pondok Aren)


Thanks to Notulis: Bpk. Abdul Hofir.

2 komentar:

Najma Azmy M mengatakan...

Amiin....semoga kita mendapat ampuan Allah di bulan Ramadhan ini.

Najma Azmy M mengatakan...

semoga kita medapat ampunan di bulan Ramadahan ini..amiin

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host