Jumat, 12 Agustus 2011

(GoVlog-Ramadan) Gawat SMS Nyasar ke Ustadz

Bulan Ramadhan merupakan bulan tersibuk bagi saya. Apa sebab? Karena banyak event yang diselenggarakan Masjid Kantor tempat saya bekerja. Dengan jumlah pegawai muslim yang mencapai seribu orang menjadikan panitia Gebyar Ramadhan di kantor semangat untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan.

Salah satunya adalah Kajian Harian Ramadhan yang digelar setelah sholat dzuhur berjamaah. Kejadian memalukan berawal pagi kemarin (11 Agustus 2011). Penanggung jawab (PJ) acara kajian hari ini diamanahkan pada saya. Sesuai prosedur, setiap PJ bertanggung jawab mengingatkan Ustadz pagi harinya dan juga MC yang akan bertugas membuka acara.

Eksekusi kedua misi tersebut saya laksanakan dalam perjalanan menuju kantor masih dengan sisa kantuk efek Sahur tadi pagi. Misi pertama, SMS ke Wachid MC hari ini,
"Aslkm. mas bro minta tlg siang ini MC, insya Alloh ustadznya Yusuf Sahiro,Lc. lulusan Madinah."
Alhamdulillah misi pertama selesai. Selanjutnya SMS pengingat ke ustadznya. Namun, belum sempat mengetik SMS berikutnya, tiba-tiba masuk SMS dari Ustadz Yusuf. Hati ini bersuara, 
"Wah nih ustadz chemistry-nya hebat juga. Baru mau di-SMS eh sudah SMS duluan."
Segera saya lihat inbox SMS, dan tertulis,
"Wslkm. Oh hari ini ane MC nya ya?????"
#$%^@&^%* 

Otak ini berputar-putar dan berpikir sejenak untuk mengembalikan kesadaran. Segera saya cek outbox (pesan keluar). Masya Allah!!! Ternyata SMS pertama tadi bukan terkirim ke nomor Wachid, MC hari ini, tetapi nyasar ke nomor Ustadz Yusuf. Rasa malu segera merayap dalam diri. Ahhh, semuanya akibat kantuk yang mengakibatkan konsentrasi meluap. Sampai-sampai salah kirim SMS.

Untungnya segera saya kirim SMS permintaan maaf ke Ustadz,
"Astaghfirulloh, maaf Ustadz, salah kirim SMS harusnya tadi ke temen saya."
Semoga nggak kualat ya salah kirim SMS ke ustadz. Harap maklum, karena saya juga manusia biasa, tempat salah dan khilaf (Jadi inget closing statement-nya Tante Dorce).


Tweet #GoVlog



follow @XL123 @VIVAnews @VIVAvlog


5 komentar:

izal ajah mengatakan...

Capture twitter'a harus ada 2, jadi yang 1 lagi harus di posting juga, untuk contoh liat di persyaratannya ya.
www.vivanews.com/xl_govlog

Rasimun Way mengatakan...

Pengalaman akan jadi guru terbaik

Kiki Alfatih mengatakan...

hehehe...

isw_banna mengatakan...

@izal: sdh diupload capturenya thankss

@rasimun: betul pakkk

faktabukanopini mengatakan...

hahaha saya juga kadang begitu kok :D

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host