Senin, 19 September 2011

Malu Mengharap Sedekah Langsung Berbalas


Belum lama ini saya mengenal sosok mas Saptuari melalui twitter. Memang, saya cukup giat mengais info dan ilmu di universitas twitter kelas nasional. Selain menjadi follower setia @jamilazzaini dan @ipphoright tentunya.

Saat melihat akun twitter mas Saptuari, yang ternyata pemilik bisnis Jogist (merk kaos yang sedang trend di Jogja) ini, tertariklah saya masuk ke blog-nya. Ada satu cerita yang bagi saya, sangat rekomendasi sekali.

Berhubung tulisannya puanjangg banget seperti nama pemilik blog (saptuari), agak kontras sih. Berikut resume ceritanya. Berawal saat menjadi pembicara saat coaching enterpreneur di Medan dan Aceh. Ternyata panitia belum bisa menunaikan kewajibannya. Seperti ini bunyi sms nya:
mas Saptu, maaf ya untuk fee mentor dan biaya tiket pesawat belum bisa kami transfer malam ini.. secepatnya kami kabari.. trimakasih"


Enam bulan kemudian....
Sebuah SMS masuk, "Mas Saptu, sudah saya transfer 7 juta untuk fee mentoring di Medan dan Banda Aceh, maaf ya mas gara-gara ada masalah dgn pengelola lokal yang kemarin berantakan jadi pembayaran banyak tertunda.. trims mas!"

Herannya, setelah mendapat sms tersebut saptuari segera menuju atm terdekat dan mengajak Pincuk salah satu manajer kepercayaannya untuk mengambil tunai uang 7 juta tersebut. Ayo bayangkan untuk apakah uang itu? Ternyata mereka keliling kota Jogja untuk membagikannya ke 7 Panti asuhan, masing-masing mendapatkan 1 juta rupiah. Subhanalloh, Butuh keberanian besar untuk melakukan hal 'gila' seperti itu.

Hari berlalu…
Sejak uang 7 juta dibagikan ke 7 panti asuhan, belum juga ada tanda-tanda keajaiban yang dirasakan mas saptuari. Di rekeningnya belum masuk juga transferan 70 juta atau 700 juta, padahal Allah pun sudah berjanji, bagi hambaNya yang bersedah akan diganti dengan rezeki yang berlipat-lipat. Setan mulai bermain di hatinya, agar otaknya setuju kalo Yusuf Mansur pembohong, dan Gusti Allah sedang ingkar janji. Astaghfirulloh!

Gili Trawangan, Juli 2011
Gili Trawangan adalah permata berharga di Lombok dan layak mendapat julukan sebagai Bali mini di pulau Lombok. Sehabis acara Entrepreneur Summit di Bali kemarin, Saptuari beserta rombongan langsung meluncur ke Gili untuk sejenak rileks menjelang liburan berakhir sebelum Ramadhan. Hendy Babarafi, Denni Villa Batam, Hafiz Rijal Dawet Medan, Jeffry Bonita, dan Doni Tirtana masuk ke rombongan ini.

Ini testimoni yang paling menyentuh yang disampaikan mas Saptuari:
"Hitunglah jika satu tabung oksigen itu seharga 300ribu untuk aku hidup 1 jam di bawah air, sementara aku sehari dapat 24 jam gratis menghirup oksigen yang diberikan Allah, seharusnya aku membayar 7.200.000 kepada Allah hanya untuk oksigen saja sehari. Uang 7 juta yang aku sedekahkan bersama Pincuk waktu itu pun masih harus nombok 200 ribu."

Saptuari pun teringat dengan kisah nyata di zaman Nabi, seseorang yang besok akan mati digigit ular, dan Nabi diberitahu malaikat akan hal itu. Namun ternyata esoknya orangnya tetap hidup bahkan tetap bekerja sampai tua. Nabi diberitahu kalo orang itu menyedekahkan sebagian hartanya sehingga Allah memanjangkan umurnya, seolah-olah takdirpun bisa kita nego dengan sedekah. Persis dengan apa yang menimpa dirinya saatitu. Alloh panjangkan usianya dengan menyelamatkannya dari insiden 'diving' karena telah bersedekah 7 juta bagi yang berhak.

Lain hari aku bermimpi, kalkulatorku jebol ketika aku hitung-hitungan dengan Gusti Allah… dan aku jadi maluuuu sekali mengharap sedekahku langsung berbalas esok hari. 

5 komentar:

asaz mengatakan...

sedekah itu seharusnya jangan mengharap keajaiban kalau sedekah dengan harapan keajaiban nilai ikhlasnya berkurang ok ditunggu coment bactnya di link artikenya ini

Kiki Alfatih mengatakan...

masuk lagiiiiiii

isw_banna mengatakan...

@asaz: betul semoga Alloh membalas berlipat2

@kiki: alhamdulillah yah

Hamba Allah mengatakan...

Subhanallah..
jadi malu juga kalo itung2an sedekah dengan nikmat Allah.

Abe Sahrani mengatakan...

barakallah saudaraku...:), semoga hati tetap bersih dan husnudzon kepada-Nya. Amiinn

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host