Minggu, 23 Oktober 2011

Pilkada Banten: Sepi dan Praktik Money Politics


Sabtu pagi (22/10) wilayah Banten harusnya meriah karena sedang merayakan pesta politik pemiihan orang Nomor Satu Banten which is called Gubernur. Namun, selayang pandang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dekat domisili saya masih terlihat lengang. Tidak ada perbedaan mencolok. Bedanya adalah adanya tenda di depan Masjid Kompleks plus meja petugas KPPS dan Kursi Pencoblos yang Nampak kosong melompong.

Tepat sekali, animo masyarakat begitu minim. Terbukti 40 an warga tidak hadir dengan alasan Muntaber (Mundurr Tanpa Berita). Sayangnya, menurut ketua RT yang ditemui di lokasi menyatakan dari total warganya yang berjumlah 300-an jiwa ternyata hanya 200-an jiwa yang masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap). Ada yang salah dalam sistem pencatatan Daftar Pemilih. Sayang kan satu suara, padahal warga memiliki KTP Setempat.

------------------------------
Saat ini, hasil perhitungan on the spot di lokasi selesai dilaksanakan. Tinggal menunggu hasil rekapitulasi akhir perhitungan suara se Propinsi Banten. Dengan jumlah TPS 16.000 an diharapkan rekapitulasi selesai pekan ini. Sayangnya, praktik money politics masih mewarnai Pilkada kali ini. Di salah satu kelurahan di Serpong Utara banyak warga yang mengaku blak-blakan menerima uang Rp 50.000 per kepala (Bapak-bapak). Sedangkan, untuk anak muda Rp 30.000 dari salah satu pasangan. Memprihatinkan sekali! Sayangnya, saya tidak sempat mengambil gambar saat pembagian uang tersebut.

Pertanyaannya: sudah separah itukah mental masayarakat kita sebagai pemilih? Begitu mudah menggadaikan suaranya hanya demi selembar uang berwarna biru itu? Yup, banyak pemilih yang tidak peduli dengan visi misi sang calon. Meskipun, saya yakin masih ada segelintir pemilih yang mengedepankan visi misi calon sebagai pertimbangan untuk mencoblos.

 twitter : isw_banna

------------------------------------------------------------------------------
Sahabat bantu ‘Like’ tulisan ane, klik di DISINI.

Insya Alloh sebagian voucher belanja akan disedekahkan ke kampung pemulung di dekat rumah. Smoga kita bisa sama-sama berbuat kebaikan, insya Alloh akan diupload gambar penyerahan sedekahnya, kalo menang. Yuk sama2 sedekah dengan cara mudah.
-----------------------------------------------------------------------------------

Alhamdulillah tulisan ini bisa dimuat di VivaNews dan masuk 'Terpopuler'

4 komentar:

Aji Prast mengatakan...

Pilkada Banten kemarin memang kurang bagus kayaknya. Saya sendiri dapat dua kartu pemilihan di dua lokasi yang berbeda, satu di bintaro satu lagi di tangerang kota. Padahal saya sudah pindah KTP dari bintaro ke tangerang sejak setahun lalu.

Salam kenal ya, mampir juga dan jadi teman di blog saya. Salam :D

isw_banna mengatakan...

@aji: waduh kok bisa ya dapet dua kartu. padahal ada keluarga di rumah yg nggak dapet, padahal ktp setempat

Anonim mengatakan...

yang jelas pasti nomor satu! karena nomor satu yang punya provinsi ini, semua bisa diatur...
perlu kekuatan asing untuk merobohkan tirani ini, rakyatnya masih terlalu pasif!!.

banna mengatakan...

@anonim: semoga bukan pelaku money politics juga ya?

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host