Selasa, 01 November 2011

Satu Lagi Fakta Miris Sea Games 2011 > it's all about Morality

Gala olahraga akbar se ASEAN dalam hitungan hari akan segera dimulai. SEA Games 2011, yang tahun ini akan diselenggarakan di dua kota (Palembang&Jakarta) memiliki satu rahasia gelap lagi.

Bukan tentang kualitas persiapan panitia yang ternyata masih pas-pasan.
Bukan tentang wisma atlit yang sempat heboh dengan kasus suap.
Bukan tentang GOR dan fasilitas lomba yang belum 100% ready
Tapi, ini lebih jauh lagi tentang moral.
Mau tahu kenapa?

Membaca tulisan dokter internist Posma, cukup membuat saya terbelalak, meskipun bagi beberapa orang ini merupakan hal yang biasa. 

Dialog terjadi antara sang dokter dengan pasiennya yang ternyata baru saja tiba di Palembang.

“Sakit apa nona?” 
“Mual-mual dok, agak diare. Mungkin belum terbiasa makanan di Palembang yang pedas-pedas ya dok” 
“Oh, memangnya selama ini dimana? Kok cuma sebulan?”
“Kan ada event besar olahraga sebulan ke depan di sini dok. Banyak permintaan wanita pendamping selama ada hajatan model ini.”
“Untuk atlet?”
“Wah, atlet belum tentu ada uang memakai jasa kami, dok. Biasanya untuk pejabat pendamping, offisial atau wisatawan pendukung tim negaranya yang ada uang.”

Setelah berbincang hangat sang dokter melakukan pemeriksaan yang standar dan tidak berlebihan (karena perawat poliklinik sambil senyam-senyum geli selalu mengawasi), kesimpulannya si nona tersebut hanya menderita gastritis akut dan tidak hamil, karena dia mengaku memakai kontrasepsi suntik 1 bulan sekali.

“Kerjaan wanita pendamping ini apa saja, ya?” 
“Mendampingilah, dok. Sejauh si pelanggan maunya apa.” 
“Apa pun maunya?” 
“Iya.Tapi jangan salah dok, ada yang terkadang hanya mau jadikan kita guide, penerjemah, nyanyi di karaoke tanpa sedikitpun menggoda dan tidur pun beda kamar.”

 Dan hebatnya lady escort dari agency mereka ini semua lancar bahasa Inggris, jago nyanyi dan dilatih menari dance. Tapi, herannya kenapa harus disuntik, ya?

Memang sebuah dilema bagi penyelenggara event besar yang ingin memuaskan tamu-tamunya. Salah satu masalah adalah kebutuhan wanita pendamping seperti ini.

Semoga Alloh memberikan hidayah kepada gadis-gadis itu ya, sehingga bisa mencari pekerjaan yang halal dan thoyyib. Dan kepada penyelenggara, mendingan official nya mesti kudu bawa istri masing-masing kali ya. 

twitter> isw_banna
------------------------------------------------------------------------------
Sahabat bantu ‘Like’ tulisan saya, klik di DISINI.

Insya Alloh sebagian voucher belanja akan disedekahkan ke kampung pemulung di dekat rumah. Smoga kita bisa sama-sama berbuat kebaikan, insya Alloh akan diupload gambar penyerahan sedekahnya, kalo menang. Yuk sama2 sedekah dengan cara mudah.
-----------------------------------------------------------------------------------



1 komentar:

MF_Abdullah mengatakan...

“Mual-mual dok, agak diare. Mungkin belum terbiasa makanan di Palembang yang pedas-pedas ya dok”

“Oh, memangnya selama ini dimana? Kok cuma sebulan?”

sang gadis belum ngomong/ngasih tau sebulan, kok dokter udah tau....

nah disini baru :

“Kan ada event besar olahraga sebulan ke depan di sini dok. Banyak permintaan wanita pendamping selama ada hajatan model ini.”

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host