Selasa, 06 Desember 2011

Belajar dari Petugas Parkir Acehardware

Kemarin malam menjadi salah satu malam penuh inspirasi bagi saya. Keluar rumah menuju Acehardware bintaro cukup ditempuh dengan 15 menit dari rumah (lho kok malah promosi ya?)

Saat memasuki gerbang swalayan perkakas itu, segera menuju pos pengambilan karcis parkir motor. Sesaat saya terhenti melihat seorang petugas yang sedang duduk asyik membaca buku yang amat familiar. Tepat sekali petugas itu sedang membaca ‘Mencari Mutiara di Dasar Hati 2’. Subhanallloh, shockednya lagi yang muncul dari balik buku ber-cover hitam itu adalah wajah yang saya kenal. Insya namanya. Bukan Insya Alloh ya (nanti disangka judul lagunya Maher Zain lagi).

Segera saya menyapa dan menyalaminya. Insya adalah anak muda dari daerah tetangga (Pamulang) yang mulai rajin untuk mengaji bersama di daerah Pondok Aren. Luarr biasa perjuangannya tiap pekan untuk eksis dalam kebaikan. Sekedar info Pamulang-Pondok Aren bukan jarak yang dekat lho.

Setelah parkir motor, saya sempatkan menengoknya. Tanya kabar dan paling penting tanya aktivitas membacanya yang begitu menginspirasi.

“Wah asyik banget  baca bukunya, sampe sempet nggak ngeh saya dateng.”
“Iya kak. Abis bagus banget nih bukunya menggugah.”
Insya memang sempat tidak sadar kalau customer yang datang itu adalah saya. Saking terhipnotis oleh buku tersebut. Buku karya Muhammad Nur Asni ini menguraikan nasihat-nasihat yang begitu menyejukkan tanpa harus menggurui.
“Yo wis teruskan baca dan jaga posnya ya.”
“Iya kak.”
“Saya cari barang dulu. Nanti balik lagi.”

15 menit kemudian setelah mendapat barang yang diinginkan (toaster roti buat hadiah pernikahan teman) saya kembali ke pos tempat Insya jaga. 

Ia bercerita tentang suka dukanya bekerja di tempat ini, termasuk sulitnya mengatur jadwal sholat bersama satu rekannya. Tak terasa setengah jam percapakan berlangsung sambil  sesekali ia menginput setiap kendaraan yang masuk ke areal Acehardware dan memberikan karcisnya. Selanjutnya saya pamit undur diri.

Hikmah:
Sepatutnya kita tidak boleh kalah semangat dari seorang Insya di tengah kesibukannya memonitor pergerakan kendaraan keluar masuk Acehardware sebagai petugas parkir. Terbukti, ia masih menyempatkan diri membaca buku yang mampu menentramkan jiwa dalam rangka meningkatkan kualitas diri.
Ayo guys, semangat membaca buku apapun selama bermanfaat dan mencerahkan.



4 komentar:

terapi qolbu mengatakan...

pengen baca bukunya..

Ayya Muhammad mengatakan...

Inspiratif... ^_^

Eswahyudi mengatakan...

Seperti apa to isi bukunya?... jd penasaran...beli ahh klo dah ada money n_n

yordaniac mengatakan...

Subhanallah,
pendekatan mas banna ok juga,
kalo ana masih suka segan
walau pengen banget kenalan dengan orang seperti itu

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host