Kamis, 22 Desember 2011

Muliakanlah Ibumu ... Istrimu .... juga Anak Perempuanmu...


Membaca renungan berikut ini membuat pikiran melayang jauh betapa diri belum maksimal dalam membahagiakan perempuan penting dalam hidup ini. Mereka adalah ibu, istri dan anak perempuan, termasuk adik perempuan. Pesan renungan ini muliakanlah mereka seperti yang dicontohkan para Nabi.

Sahabat,
Tugas kita adalah memuliakan perempuan. Ibu, istri, dan anak-anak perempuan.
Di Pundak kita mereka bertumpu. Maka sepatutnya kita malu; jika tangan ini masih berpangku dan hati tidak tergerak untuk menjadikan mereka mulia.

Sahabat,
Tugas kita adalah memuliakan perempuan. Ibu tiga kali lebih berhak kita hormati daripada ayah. Bahkan jika kita sudah menggendongnya keliling dunia; niscaya tidak akan terbalas kemuliaan ibunda.
Istri adalah indikator kebaikan kita. Kemuliaannya melalui tangan kita adalah pemberat amal di akhirat kelak.
Anak-anak perempuan adalah cermin diri kita.

Sahabat,
Tugas kita adalah memuliakah perempuan. Memuliakan, menjadikan mereka mulia, di dunia dan di sisi-Nya.
Maka janganlah sekali-kali berhitung ketika menafkahi Ibu kita. Apakah Ibu pernah menagih atas air susu yang menjadikan kita seperti saat ini?
Jangan pula merasa berat saat mencukupi kebutuhan istri.

Sahabat,
Tugas kita adalah memuliakan perempuan. Mulia, bukan saja di dunia; tapi juga menjadikan mereka mulia di hadapan-Nya.
Jangan berharap mereka mendirikan perintah-Nya; manakala diri kita sendiri lalai terhadap-Nya. Jangan berpikir mereka akan taat; jika diri kita tidak pantas untuk ditaati. Jangan pula berharap iringan do’a dan ridho mereka jika mereka terlewat dari doa-doa kita.

Sahabat,
Tugas kita adalah memuliakan perempuan. Namun, sungguh, merekalah yang menjadi sebab kejayaan kita; sebagaimana mereka pula mungkin menjadi sebab bagi kehinaan kita. Maka bangunan megah di dunia saja tidak cukup bagi mereka untuk menjadi mulia; ajarkanlah mereka membangun istana di surga-Nya.
Berlemah lembutlah pada mereka; niscaya Allah pun akan melembutkan mereka untuk berlemah lembut pada kita.

Berbahagialah, Wahai sahabat, jika demikian berat amanah kita di muka bumi; maka Allah pasti telah menyediakan tempat yang mulia bagi kita yang berikhtiar menjadikan perempuan mulia di sisi-Nya.

‎​​(diolah dari  RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF Kembang Anggrek)

2 komentar:

Aji Prast mengatakan...

Ibu, istri, dan anak perempuan saya... wanita-wanita mulia di sekitar saya.

iswbanna mengatakan...

@aji: yup sama bro they mean a lot

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host