Kamis, 05 Januari 2012

Belajar dari Chipmunk

Salam hangat dengan semangat baru di tahun anyar ini!

Postingan saya di awal tahun ini adalah oleh-oleh saat nonton bareng istri dan  putra kami (Kafi)  film sequel Chipmunk yang sudah diputar di beberapa teater. Selain kocak ternyata ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil, guys! 

1. There's always be a chance to change
Salah besar kalo dikatakan setiap manusia tidak dapat berubah menjadi lebih baik. Terbukti, Alvin si Chipmunk merah yang awalnya memiliki karakter yang susah diatur dan usil berubah menjadi seorang (chipmunk,-red) yang bertanggung jawab atas kelima chipmunk yang lainnya: Simon, Theodore, Brittany, Jeanatte, dan Leanor.

Kondisilah yang membuat Alvin berubah. Ketika mereka terdampar di sebuah pulau Antah Berantah, mau tidak mau harus ada yang memimpin untuk aksi penyelamatan. Sayangnya, Simon yang biasanya memimpin dengan ide-ide jenius berubah drastis akibat sengatan Laba-laba yang mempengaruhi saraf bahkan kepribadiannya. 

Lesson #1: Setiap manusia berhak berubah menjadi lebih baik. Namun, haruskah menunggu momentum layaknya Alvin yang terdampar di Pulau dengan Gunung Berapi yang masih Aktif. Jawabannya: TIDAK! Ciptakanlah kondisi untuk berubah menjadi lebih baik sejak dini.

2. There's always BlackSwan on You
Tuhan telah menggariskan  dalam Surat Asy Syams bahwa telah dihamparkan bagi manusia  pilihan yaitu jalan menuju ketakwaan atau sebaliknya jalan menuju kefujuran (dosa).

It also happens to Chipmunk. Terlihat dalam diri Chipmunk Biru (Simon) yang menampakkan sisi gelapnya. Dari sosok Simon yang nerd, jenius, bertanggung jawab dan penakut berubah drastis menjadi sok pahlawan, nekad, bahkan  susah diatur untuk ukuran chipmunk. Sisi gelap Simon muncul akibat gigitan Laba-laba tersebut. Untungnya kondisi ini tidak berlanjut lama, sampai akhirnya efek Laba-laba tersebut hilang dan kembali normal.

Lesson #2: semoga saat ini kita tidak dalam kondisi tergigit Laba-laba yang mengeluarkan sisi gelap kita dimana ketaatan hampir hilang dalam diri, untuk beribadah maupun memperbaiki diri. Jangan sampai, hingga akhir hayat kita terlambat menyadari gigitan Laba-laba tersebut yang dianalogikan sebagai Hawa Nafsu yang membabi buta. Bisa juga diartikan bisikan-bisikan Syaitan yang melenakan diri. Be aware ya Guys!

3. Don't Try This
Terlihat beberapa kali Chipmunk sedih ketika terdampar di pulau lalu mereka menyanyikan lagu Desteny's Child 'I'm survivor'. Ketika hopeless lagi-lagi nyayi lagi Rihanna 'SOS' dan ketika selamat ke kehidupan normal kembali bersenandung lagu 'Born this Way' nya Lady Gaga dan 'Fireworks' nya Katy Perry.

Lesson #3: Begitulah manusia ketika Tuhan telah menyelamatkan mereka dari suatu malapetaka, eh malah bersenang-senang. Jangan sampe ya guys, Ingat Tuhan di kala berduka, namun melupakannya di saat gembira.

Lesson #4: Kok film Chipmunk jadi kayak film Bollywood ya. Dikit-dikit nyanyi. Tapi ndak usah khawatir, justru karena suara Chipmunk lah yang bisa membuat Lady Gaga lebih terasa. Lho?

--- I'm on the Right Track, God, I was born this Way----------

3 komentar:

Muammar abdi mengatakan...

Keren, saya sering mampir ke blog ini, ternyata alumni STAN.

salam blogger STAN

agung mengatakan...

banyak pembelajaran ya masbero.
salam kenal,
bloger stan.

iswbanna mengatakan...

@m.abdi: salam blogger STAN juga ya

@agung: yup definitely,,,, salam blogger STAN juga

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host