Senin, 12 Maret 2012

Belajar dari Tragedi Narkoba Anak Rano Karno dan Fenomena Salah Gaul

Turut berduka atas tertangkapnya Anak (angkat) Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Raka Widyarma. Melihat kejadian ini bisa berarti ujian bagi orang tua, agar lebih intens memberikan perhatian khusus bagi anak2 yang beranjak remaja agar tidak menjadi ababil (abege labil).

Remaja dengan segala pernak perniknya sebetulnya menawarkan potensi yang luar biasa. Fisik pada masa ini masih prima, pemikiran juga masih jernih , dan semangat yang begitu membara. Akan menjadi salah arah kalau mereka memilih pergaulan yang menyesatkan.

Termasuk pemanfaatan teknologi yang disalahgunakan. Terbukti  pemesanan narkoba yang dilakukan oleh anak angkat Rano Karno, Raka Widyarma, melalui aplikasi WhatsApp Messenger. Raka  diajari oleh sobatnya di Malaysia, Mr Tan.

Raka Widyarma mengalami depresi berat. Pemicunya karena sejak SMP sering diejek teman-temannya lantaran bukan sebagai anak kandung Rano Karno.Narkoba menjadi pelarian Raka saat bertemu dengan lingkungan pergaulan yang salah. 

Untungnya Bung Rano Karno dengan sabar menerima realita ini. Ia sejujurnya menaruh harapan besar dari sang anak. Seperti yang diungkapkan mantan aktor kawakan ini saat jumpa pers di kediamannya di Cinere, Jakarta Selatan.
 "Saya minta cuma satu sama dia. Tolong kalau saya mati tolong adzanin saya, karena saya tidak punya anak,"

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari ‘tragedi’ ini. Ketika galau menerpa hati (terutama usia remaja) kembalilah kepada Yang Maha Memberikan Solusi, bukan malah berlari menuju perbuatan yang dilaknatNya. Justru itu membohongi hati nurani dan berakhir pada penyesalan yang tiada bertepi.

Wallhu’alam bishowwab.

Mencintai seseorang bukanlah apa-apa. 
Tapi dicintai seseorang adalah sesuatu.
Dicintai orang yang kau cintai sangatlah berarti. 
Tapi dicintai Sang Pencipta adalah segalanya

best regards
iswandi banna
twitter iswbanna

2 komentar:

Yazid mengatakan...

hmm, kasihan juga ya Rano Karno. padahal cuma anak angkat koq berani bikin malu kyk ditu. Tapi, tahu deh, semoga menjadi pelajaran aja buat Raka.

kunjungan balik dan komentar juga di blog ane ya gan... salam persahabatan

Rasimun Way mengatakan...

salut untuk Bang Rano ..

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host