Minggu, 11 Maret 2012

Ustadz Bachtiar Nasir Inspirasi Dai Muda @islamicbookfair

Menarik memang ketika berinteraksi dengan manusia berilmu. Terlebih saat mereka juga semangat mengamalkan dan menebarkan kebaikannya. Sama halnya ketika menyaksikan langsung ustadz belia jebolan Dai Muda Pilihan ANTV malam ini. Dengan piawai M. Kasif (25) asal Jakarta dan Syifa (17) asal Bogor memberikan tausiyah kepada penonton di panggung utama pagelaran Islamic Book Fair ke-11 pada hari kedua (10/3). 

Melihat penampilan mereka yang percaya diri menyampaikan materi berbobot namun mudah dimengeri, membuktikan mereka siap untuk mengisi tabligh pencerahan baik di layar kaca maupun layar tancep alias off-air. Apalagi melihat Syifa yang masih duduk di bangku Aliyah (setingkat SMA) namun tausiyahnya tidak kalah menarik dengan ceramah Mamah Dedeh atau Bunda Neno Warisman.

Saat menjalani masa karantina, ternyata ada guru besar yang membantu mengembangkan kafaah (kemampuan) para kontestan Dai Muda dalam menyampaikan ceramahnya. Beliau adalah ustadz Bachtiar Nasir. Seorang dai yang fokus terhadap gerakan cinta Alquran dan tadabburnya yang dikenal dengan nama AQL (Arrahman Quranic Learning). Ini kali kedua saya menyaksikan tausiayah beliau. Ramadhan di tahun 2010 adalah kesempatan pertama melihatnya dengan tulus berbagi kebaikan saat mengikuti I’tikaf di Masjid ElNusa, Jaksel.

Alhamdulillah, malam ini saya masih bisa berkesempatan mengarungi luasnya pemahaman beliau. Sekaligus pertemuan ini menjadi momen untuk memotivasi kondisi jiwa ini. Pelajaran untuk senantiasa menggunakan qalbu dalam berfikir dan bertindak. Sesuai tema yang disampaikan beliau dan dua dai Muda sebelumnya. Dari Alquran akan selalu muncul keajaiban yang akan mengiringi hidup kita. Dimensi jiwa, fisik, dan intelektual.  Semua ada lengkap didalamnya.

Saat sesi interaktif ada seorang ibu yang berbagi cerita bahwa ia mampu mengkhatamkan Alquran beserta terjemahannya setiap minggunya. Subhanalloh!! Sampai-sampai membuat ustadz Bachtiar Nasir melongo takjub. Diceritakan bahwa sang ibu biasanya memulai membaca Quran pada hari jumat dan mengkhatamkannya di hari kamis. Perlu dicatat lho! ini khatam beserta terjemahannya. Benar-benar menjadi pemicu untuk lebih intens lagi berinteraksi dengan Alquran. Seperti pesan Ustadz, raih keberkahan dengan membacanya, mempelajarinya, ,menghayatinya dan mengamalkannya.

Beliau melanjutkan, layaknya surat kabar, Alquran memberikan informasi yang tidak kalah menarik. Faktanya, kita lebih sering melirik surat kabar baik versi cetak maupun digital dibandingkan Alquran.  Padahal setiap berita yang ada di dalam Alquran adalah absolut alias benar. Sedangkan yang beredar di surat kabar isinya antara benar dan tidak. 

Semakin banyak membaca surat kabar semakin membuat manusia semakin bingung. Sehingga, wajarlah banyak rakyat kita yang sakit. Mengapa disebut sakit? Disebabkan oleh masuknya informasi yang salah kedalam qalbu kita. Tepat sekali ke dalam hati/jiwa ini.

Best regards
Iswandi Banna
Twitter iswbanna

Oleh-oleh dari kunjungan ke Islamic Book Fair 2012
follow twitter ust Bachtiar Nasir @bachtiarnasir



3 komentar:

Maryulisman mengatakan...

Syukron ya sharingan-nya. Ana belum pernah dengar langsung tausyiah Ust. bachtiar nasir nih...

Jelajah Nesia mengatakan...

Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

Tentang Indahnya INDONESIA

www.jelajah-nesia.blogspot.com

iswbannna mengatakan...

@kang maryu: bagus akh beliau menyampaikan dgn begitu mendalam

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host