Rabu, 23 Mei 2012

Jangan Tiru 'Wong Edan' Ini

Beginilah kalo pemikiran terlalu bebas. Satu lagi tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) membuat statement yang bisa jadi hanya keluar dari orang-orang kurang waras di negeri ini. Dia bernama Saidiman Ahmad alumnus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat yang gencar membombardir dengan pernyataan-pernyataan controversial menjerumuskan di akun resmi twitter-nya.

Pernyataan terakhirnya adalah, “Sering ditanya, kalo anak Anda Gay, Lesbian, Ahmadiyah dst, Apakah Anda akan biarkan? Jawaban saya pasti Ya, saya akan biarkan.


Berikut komentar-komentar yang muncul di grup ‘Islam Liberal 101’ yang berjuang bersama #IndonesiaTanpaJil:

mudah2an jadi senjata makan tuan, sampe dia tobat... berani sekali.

Inilah Jawaban Yang Menunjukkan Kebodohannya.............Maju Terus #IndonesiaTanpaJIL

bodoh! jadi kayak gini JIL itu y? BODOH!

itu namanya istiqomah di jalan nyleneh

lanjutan dari dst... gay,Lesbian, ahmadiah, prman, koruptor, germo... dan yang semacamnyA...gw rasa ijazahnya boleh nembak nih...

Begitulah menjijikkan pemikiran-pemikiran aktivis dan pengikut JIL. kaum liberalis senantiasa mengatakan bahwa dirinya tengah 'dalam pencarian' yang tidak selesai-selesai. Akan tetapi, apa iya mencari agama yang benar saja tidak selesai-selesai sampai usia dewasa? Kalau anak belasan tahun, wajar bicara begitu.

Ust. Yunahar Ilyas, Ketua PP Muhammadiyah, pernah mengatakan bahwa perilaku kaum liberalis ini sama saja seperti salah satu anekdot Nasruddin. Suatu hari, Nasruddin kehilangan jarum miliknya di kamar. Akan tetapi, ia malah mencarinya di kebun. Ketika ditanya mengapa ia mencarinya di kebun, Nasruddin enteng menjawab, "Habis, di kamar gelap. Jadi saya cari di kebun!"

Itulah kaum liberalis. Mencari agama di tempat yang salah. Belajar Islam justru ke Eropa, dari dosen-dosen yang Nasrani, Yahudi, atau bahkan ateis. Ingin diskusi soal Islam, tapi mengundang Irshad Manji yang lesbian dan berteman dengan Salman Rushdie. Jelas, mereka takkan menemukan apa yang mereka cari, sebab tempatnya mencari salah. Itu pun kalau mereka benar-benar mencari.


Beginilah akhlaq Saidiman, alumnus UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, yang memilih untuk bergabung bersama para liberalis. Itulah sebabnya mari senantiasa memelihara akhlaqul karimah, meski selalu diprovokasi oleh kalangan liberalis. Jika kita mengikuti cara-cara mereka, maka tentu kita tak ada bedanya dengan mereka.


Best Regards
Iswandi Banna
twitter iswbanna

reference: Islam Liberal 101, #IndonesiaTanpaJIL

5 komentar:

Eswahyudi@soal SNMPTN mengatakan...

Semoga Alloh Subnahu Wataala menyadarkan kaum Liberalis dan kita selalu istiqomah dalam menegakkan Islam yang benar.

Ganiez mengatakan...

ijin share di blog ana ya bang

thanks

muhammad yusuf mengatakan...

mereka sdh terbiasa mengatakan dengan mulutnya apa yg tidak ada dalam hatinya. yaquuluuna biafwaahihim maa laysa fii quluubihim

maryu mengatakan...

Kalo tak salah Saidiman ini pernah menolak pemakaian jilbab di kampus IAIN. Ternyata belum tobat juga ya? :(

iswbanna mengatakan...

@eswahyudi: yup semoga mereka segera taubat ya

@ganiez: silahkan semoga bermanfaat

@bang yusuf: semoga Alloh memberi balasan yg setimpal

@maryu: oh antum kenal toh? kayak blm tuh

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host