Selasa, 17 Juli 2012

Kontroversi Iklan '3' yang Menjerumuskan

Beberapa hari lalu sempat  terhenyak dengan sebuah tayangan komersial di layar tipi. Sejak intro terlihat aneh, menampilkan seorang cewek yang  seolah-olah mempertanyakan kebebasan. Sang cewek curhat monolog dengan menampilkan fragmen yang mempertanyakan makna kebebasan.  Mulai dari komplain rok dibawah lutut. Termasuk sinis untuk menikmati masa muda dengan hura-hura asal tidak diatas jam 10 malam serta tetek bengek lainnya.

Surprised juga ternyata tayangan 60 detik ini adalah iklan kartu seluler yang sempat booming dengan branding ‘Mau??’. Sah-sah saja sebuah iklan mengekspos kreativitas dan kritikan. Tapi sayang sekali, maksud hati sang pembuat iklan memberikan kritik sosial, justru merekalah yang perlu dikritik karena dinilai telah menjerumuskan paradigma yang salah bagi generasi muda negeri ini.

Coba kita dengarkan monolog sang Cewek yang curhat dalam iklan tersebut yang mengundang kontroversi:


Kebebasan itu omong kosong

Katanya aku bebas berekspresi

Tapi selama rok masih dibawah lutut
Hidup ini singkat
Mumpung masih muda
Nikmati sepuasnya
Asal jangan lewat dari jam 10 malam





Pesan untuk kawula muda:
Kebebasan itu berbuat namun bertanggung jawab, bukan seenak udele dewek. Jangan salah arah ya!

Best Regards
Iswandi Banna
Twitter iswbanna

9 komentar:

emon gundul mengatakan...

bener, yang satunya juga gitu, yg monolog cowok
intinya, mereka mencoba membuat 'kaum muda' mempertanyakan (sekaligus menentang) 'kebebasan' yang dibatasi
padahal kita sungguh2 tidak bebas, karena kita memang hanyalah makhluk yang harus taat pada Sang Pencipta...

Mohammed Usouv mengatakan...

mas, ijin share ke kaskus yaa..

iswbanna mengatakan...

@emon: maklum yg bikin iklan masih labil mungkin

@usouv: monggo kang

Adhie mengatakan...

Internet itu jendela dunia, Banyak hal yang bisa didapat disana, tapi hanya untuk 10 situs populer dan bayar 50 ribu? @triindonesia "BEBAS"?

ekanarita mengatakan...

Setujuuuu ama kutipan trakhir "Kebebasan itu berbuat namun bertanggung jawab, bukan seenak udele dewek."

Taufik mengatakan...

setuju mas... mau dibawa kemana bangsa ini jika kebebasan yang didengungkan melabrak batas norma agama dan aturan tidak tertulis lainnya..
ane juga heran kenapa iklan kayak gini diperbolehkan ya? kemana fungsi pengontrol media???

Anonim mengatakan...

menurut gue iklan ini cerdas, banyak sisi yang bisa diambil,
dari sisi kehidupan dan juga "sindiran" terhadap operator lain.
sebut saja : katanya bebas berEXPRESI tapi selama rok masih dibawah lutuy (inget iklan operator seluler dengan icon bondan = ekspresikan?)
kemudian rok dan payung kuning (udah tau ndiri operator kuning itu apa)
iklan yang cerdas menurut gue, mengingat menyidir dengan tidak secara langsung pada operator lain seperti iklan iklan sejenis

Anonim mengatakan...

Kalo gitu dosanya dobel. Karena menjelekkan operator lain (walaupun secara tidak langsung) dan menyerukan gaya hidup hedonisme ala para pemuja setan.

Dede Sudrajat mengatakan...

iklan sampah... ga ada baik-baiknya... gimana nich pemerintah...? yg kaya gini kok dibiarin... anjing....!!!

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host