Rabu, 10 Oktober 2012

Jangan Jadi Keluarga 'Kuburan"

Ada oleh-oleh setelah mengikuti Family Gathering dua pekan lalu, yaitu ilmu parenting. Sang trainer dari Lembaga ‘Sahabat Ayah’ dengan fasih menjelaskan tipikal keluarga yang berkembang saat ini. Mau tahu? Mari kita simak ulasan berikut ini:

Keluarga Kuburan

Tipe pertama, adalah tipe 1,25 m x 2,5 m, eh map itu mah ukuran kuburan beneran. Maksud keluarga kuburan adalah ketika rumah diselimuti aura sepi. Suami istri malas untuk saling tegur sapa. Bahkan untuk sekedar menanyakan bagaimana kondisi di rumah/kantor? Bahkan imbasnya seringkali anak menjadi kurir atau penyampai pesan antara keduanya. Dikhawatirkan dalam tipe keluarga ini, komunikasi menjadi runyam. Jangan sampe ya!

Keluarga Arena Tinju

Selanjutnya adalah tipe keluarga yang sehari-harinya diwarnai oleh percekcokan. Apa pasal? Setelah diinvestigas, rupanya banyak ketidakcocokan yang dihadapi dengan esmosi bukan dengan lapang dada. Maka, pertikaian pun tak ayal terjadi. Layaknya sebuah Arena Tinju, suami dan istri tak pernah berdiri di sudut yang sama. Kasian ya!

Keluarga Pasar

Maksudnya bukan suami istri jualan di pasar ya? Kalo itu mah bagus euy itung-itung jadi pengusaha. Namun, tipe keluarga pasar disini adalah antara pasangan suami dan istri seringkali main perhitungan. Masing-masing pihak merasa lebih banyak berkorban di banding pasangannya. Sayang sekali ya! Jangan-jangan termasuk Anda?

Keluarga Masjid

Ini adalah sebaik-baik tipe keluarga. Tiap personil dalam keluarga memiliki orientasi yang kuat pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Tidak hanya larut dalam kebahagiaan semu. Semua anggota keluarga meyakini bahwa kelak akan dipertemukan kembali di SurgaNya dalam satu himpunan. #SikAsik

Sekarang, mari cek kondisi keluarga masing-masing, apakah termasuk tipe kuburan? pasar? arena tinju atau masjid?

Best Regards
Iswandi Banna
Twitter iswbanna

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Maaf ijin komen pak Isban..

"Keluarga kuburan" juga bisa berarti rumah yg sepi dari kumandang ayat2 suci Al Qur'an, ya pak Is?
Jangan sampai jadi keluarga kuburan ah..
Yuuk mari kita biasakan selepas sholat shubuh atau magrib, ajak anak2 mentartil AlQur'an / juzz Amma walau satu dua ayat..

iswbanna mengatakan...

@anonim: i completely agree with you, penasaran ini siapa ya?

Fiq Aliskandar mengatakan...

tfs kang...

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host