Minggu, 21 Juli 2013

Ini Terjemahan Pidato Sang Ayah Melepas Putrinya yang Syahid #Hala

Empat orang muslimah pendukung Presiden Mursi gugur (syahid, insya Allah) setelah diserang orang-orang berpakaian preman, Jum’at (19/7) waktu setempat bertepatan dengan 10 Ramadhan 1434 H. Salah satunya adalah wanita muda berusia 20 tahun, Haalah Muhammad Abu Syaisyi.



Berikut terjemahan pidato ayahanda yang mengharu biru melepas keseyahidan putri tercinta:

Kami sejak tanggal 28 Mei di Rab'ah. Haalah selalu minta untuk ikut Ayahnya ke Rab'ah. Dia pernah datang sekali ke Rab'ah. Pada hari Jumat itu, hari dimana dia Syahid. Haalah berbicara pada Ayahnya lagi, "Ayah tolong bawa saya bersamamu". Ayahnya berkata: bagaimana kalau sebagian di Rabah dan sebagian yang lain di Manshurah. Namun, akhirnya Ayah Haalah berkata pada Ibunya: "Sudahlah, biarkan saja mereka kalau mereka (Haalah dan kawan-kawannya) ingin datang ke Rab'ah mereka tahu jalannya kok, tapi kalau mereka ingin tetap di Manshurah ya oke-oke saja.

Kemudian ayah Haalah bercerita tentang keadaan di Rab'ah. Kami disana, ketika membaca Quran merasakan kenikmatan yang luar biasa. kami rasakan aroma lain. Bukan hanya kenikmatan Quran yang kami rasakan, suatu kenikmatan lain yang luar biasa. Kemudian beliau berkata, suasana sekarang ini (Pemandangan Syuhada) betul-betul  baru sekarang benar-benar saya rasakan. Begitu pula ketika saya berada di Gedung Garda Republik ketika militer membantai orang-orang yang sujud (meskipun media memberitakan lain). 

Ketika itu saya merasakan  ingin sekali Syahid. Meski awalnya kita takut. 
Ingat! Yang selalu hidup dan merasakan arti dan tingginya nilai Syahadah  dialah yg mendambakan Mati syahid.
Ingat! mati Syahid itu sesuatu yang agung. Jangan Anda berpikir kalau darah yang mengalir itu adalah rasa sakit semata.

Haalah, ketika kelas 5 Ibtidaiyah, dia menulis surat. Ya, saya pikir surat biasa, karena yang menulis anak-anak. Tetapi, ketika saya melihat isi suratnya, tertulis, "Buat Allah, saya mencintaimu Ya Allah" (ayah Haalah berlinang air mata).  Haalah menulis surat kepada Tuhannya karena rasa cintanya ingin bertemu dengan Sang Khaliq. Surat tersebut saya simpan di dalam dompet. Sejak itu, kami merasakan kedekatan yang amat sangat dengan Allah.

Ayah Haalah melanjutkan pidatonya tentang Syahadah (mati syahid). Jika ingin merasakan, maka ketika membaca Quran akan mudah kita hayati makna-makna yang terkadang di dalamnya. Bahkan ketika kita membaca AlQuran, kita akan paham keadaan kaum muslimin saat ini. 

Ingat! ada dua hal dalam hidup ini yang sudah sama-sama kita pahami, yaitu Haq dan Bathil. Zaman sekarang semuanya jelas, yang Haq jelas, yang bathil pun terang. Bagaimana kalian menegur kami yang pergi ke Rab'ah ini. Jika ada orang yang protes kenapa kalian ke Rab'ah ? katakan pada orang itu: " Jadi apakah kami harus meninggalkan agama kami yang diinjak-injak ? Kita sekarang sudah merasakan hidup, begitu juga dengan anak cucu kita. Apakah kalian tega melihat anak cucu kalian hidup dalam ketidakmuliaan dalam penindasan?

Mengapa Amerika, Israel, dan antek-anteknya tidak membiarkan bangsa mesir mulia (insyaAllah) dengan Akhlak dan Islamnya? Mengapa mereka tidak membiarkan kita sama sekali hidup dalam kemuliaan? Mengapa mereka tidak membiarkan kita beribadah dengan Khusyu' ? Mengapa ada konspirasi ini ? 

Kalian tentu paham, konspirasi yang saya maksudkan (kisah bensin, listrik) mengapa dunia, Amerika, Israel dan antek-anteknya baik di dalam dan luar menekan kita.  Ya, mereka tidak pernah ridha kita menjadi negara maju! 

Ketika saya di dalam mobil tadi , pasca syahid Haalah, saya berdoa kepada Allah : " Ya Allah jadikanlah darah anakku dan darah-darah syuhada lainnya laknat bagi Siisi & konco-konconya yang telah menyulut api fitnah di Negeri ini. Kemudian  ayah Haalah menutup dengan doa.

Best Regards
Iswandi Banna
twitter iswbanna

Thanks to @berurinberurin dan @Abuhudzaifah82 atas terjemahannya.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host