Jumat, 24 Oktober 2014

Tips Mendidik Anak Laki!

Berani nikah, harus siap juga mendidik putra putri yang akan menjadi pewaris biologis. Lain padang lain ilalang. Mendidik anak laki pastinya beda dengan anak perempuan.

Bahasa
Pengenalan bahasa sangat penting dalam pembentukan karakter. Terutama di usia dini 0-5 tahun.Bersyukur bahasa Indonesia yang memiliki warna ke-timur-an sarat akan nilai-nilai tata krama. Berbeda dengan bahasa Inggris yang  to the point. Awasi anak Anda, jika pulang ke rumah membawa bahasa-bahasa sampah. Paling gampang terlihat saat anak marah, apakah keluar nama-nama binatang?

Leadership
Ajari anak laki Anda leadership. Nabi Muhammad di usia pra-baligh sudah memiliki profesi menggembala kambing. Jelas  ia terlatih untuk memimpin. Jika memimpin kambing tak berakal saja bisa, apalagi memimpin manusia yg berakal. Bagaimana saat ini? Kalo punya halaman luas monggo pelihara kambing, jika tidak memungkinkan bisa ajak anak kita pilih hewan untuk dipelihara. Melatih tanggung jawab untuk memberi makan dan memonitor kesehatan hewan peliharaan.

Berkelana dan Memimpin
Saat menginjak remaja (baligh), Rasulullah dilatih untuk menjadi pribadi yang suka berdagang dan suka bergerak alias travelling. Hikmah Islam diturunkan di tengah kaum Quraisy karena suku Quraisy gemar berkelana. Dengan begitu Islam lebih mudah tersebar ke seluruh penjuru bumi. Bayangkan kalo Islam dibawa oleh kaum Homie alias Rumahan, pastinya akan stuck.


Latihlah anak lelaki untuk berpetualang dan berkelana. Karena fitrah laki-laki adalah menjadi pemimpin (qowwam). Pemimpin harus kuat.  Ar rijalu qowwamuna 'alan nisaa'. Jika ada lelaki yg tumbuh feminim, bisa jadi semasa kecil ia tidak banyak mendapat figur pemimpin dari laki-laki di lingkungannya. 

Libatkan anak laki dalam aktivitas ayahnya. Biarkan dia magang, mengamati tindak tanduk ayahnya. Biarkan ia melihat agar kelak ketika dewasa ia langsung siap menjadi laki-laki yang profesional bekerja.

Menikah
Tugas orang tua terhadap anak laki-laki adalah sampai mengantarkannya menikah dengan wanita shalihah yang tangguh. Banyak lelaki hebat yang akhirnya menjadi lemah akibat salah memilih pasangan. Bukannya ia yg menjadi imam, tapi istrinya malah mengendalikan dia jauh dari geliat seorang pemimpin.

Thanks referensinya Shiddiq Gandhi
Inti sari Kajian Parenting Kamis Siang Ust. Bendri Jaisyurrahman
Masjid Baitut Taqwa KPDJBC 23 Okt 2014

Best Regards
Iswandi Banna
twitter @iswbanna

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host