Selasa, 01 Februari 2011

Husni Mubarak, Benarkah Model Fir'aun Modern???



1. Husni Mubarak  saat ini berumur 82 tahun adalah presiden Mesir sejak 14 Oktober 1981. Wow, berarti sudah 30 tahun lebih Mubarak bertengger di Tampuk Kekuasaan Mesir.

2. Di bawah Konstitusi Mesir 1971, Presiden Mubarak memiliki kuasa yang luas atas Mesir. Bahkan, dia dianggap banyak orang sebagai seorang diktator, meskipun moderat. 

3. Bagi kalangan Islamis baik yang 'moderat' maupun yang 'radikal', Mubarak tidak lebih merupakan sosok yang mirip dengan Anwar Saddat yang tewas terbunuh. Meski dinilai cukup moderat, namun banyak kebijakan-kebijakan era pemerintahannya justru 'menekan' Islam yang merupakan dasar negara resmi Mesir.

4. Mubarak melanjutkan kebijakan pendahulunya yang bermesra-mesraan dengan zionis Israel, membuat tembok penghalang di perbatasan Mesir, dan tidak mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam melawan Israel.

5. Melakukan penangkapan dan pembunuhan terhadap para aktivis Islam khususnya Ikhwanul Muslimin.

6. Di era pemerintahannya, polisi telah menjadi monster yang sangat menakutkan. Tidak hanya satu korban tewas oleh aparat penegak hukum itu di kantor mereka. Bahkan seorang dai harus tewas mengalami siksaan polisinya Mubarak hanya karena sang dai dituduh terlibat dalam pengeboman malam tahun baru.

7.  Kejamnya  perilaku aparat keamanan Mesir. Hal ini terbukti dengan kasus penyiksaan beberapa mahasiswa Indonesia yang ada di Kairo oleh polisi Mesir. Yang lucunya, penangkapan para mahasiswa tersebut salah satu alasannya, karena salah seorang mahasiswa menempel poster Hamas dan Syaikh Ahmad Yassin di kamar mereka.

8. Bagi kalangan aktivis dakwah, sosok Mubarak tidak lebih merupakan seorang "thaghut" yang harus disingkirkan sebagaimana yang menimpa pendahulunya Anwar Saddat. Begitulah modern fir'aun masa kini.

9. Hingga kini Mesir di bawah Mubarak sangat anti dengan namanya Syariat Islam. Bahkan musim pemilu parlemen baru-baru lalu, lewat antek-anteknya di KPU Mesir, menerapkan pelarangan penggunaan slogan-slogan keIslaman dalam kampanye - sebuah langkah yang bertujuan untuk menjegal kelompok oposisi utama Islam Ikhwanul Muslimin dari kancah politik Mesir.

10. Di era pemerintahan Mubarak, tidak ada pertumbuhan ekonomi yang signifikan yang dialami oleh Mesir, meski didukung oleh AS tetap saja ekonomi Mesir terpuruk ditambah lagi dengan banyaknya pengangguran. Penjualan gas Mesir kepada Israel sekutunya, juga tidak otomatis membuat pendapatan perkapita penduduk negara tersebut meningkat. 

Aksi unjuk rasa yang berbuntut kerusuhan di Mesir yang menuntut pengunduran dirinya, tidak membuat Mubarak goyah dengan pendiriannya bahwa dirinya merupakan Presiden Mesir yang 'kuat'. Mungkin Mubarak ingin menjadi Fir'aun baru yang berkuasa atas segala sesuatu yang berada dibawah kepmimpinannya.


(diolah dari eramuslim.com)


----> Terbukti, mencari Rupiah Halal disini, sederhana dan logis


petunjuknya klik PANDUAN MENDAFTAR IDR-CLICKIT

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host