Rabu, 01 Mei 2013

Bangkit dari Hutang Bank 2 Miliar. Ini Lho Rasanya!

Kegagalan bisa dipastikan kerap menyapa setiap insan. Bagaimana getirnya keterpurukan, pahitnya kebangrutan bahkan hingga mencapai angka miliar.

Malam itu ditemani gemericik air sungai Puncak yang berjarak 100 meter dari meeting room Hotel Pramesthi Cisarua, sesenggam inspirasi menyeruak. Sesi malam dalam rangkaian silaturahim keluarga besar pengusaha busana muslim dengan brand 'Nibras' diisi dengan sharing motivasi dan testimoni owner, yaitu pasangan suami istri Pa Jalal dan Bu Temi.

Inti dari inspirasi malam itu adalah BERTOBAT menjadi jalan keluar dari setiap masalah. Dengan mata berkaca-kaca Pa Jalal mengisahkan salah satu fragmen kegagalan dalam kehidupan bisnisnya. Pernahkan Anda mendengar nama 'Toko Fatahillah'? Ya, distributor buku, kaset murottal dan nasyid yang sempat berjaya beberapa tahun lalu. Itulah bisnis beliau sebelum beralih ke Nibras.

Fatahillah memiliki jaringan di kota-kota besar, omset yang lumayan tinggi hingga puncaknya salah satu bank konvensional terbesar di Indonesia menyetujui pinjaman modal Miliaran Rupiah untuk pengembangan bisnis. Di tengah perjalanan, dunia bisnis tidak semulus paha sapi. Lika-likunya, dinamikanya, hingga perhitungan rugi labanya. Sampai Fatahillah berada di ujung kolaps dan tidak mampu melunasi kewajibannya kepada bank. Sisa Hutang Bank senilai 2 Miliar bukan nominal yang kecil. Pa Jalal pun harus melepaskan rumah di kawasan elit Puri Bintaro, semua  aset Fatahillah, dua  ruko di bekasi dan tangerang, tanah serta rumah di batam.

Ya, beliau tahu permasalahan inti dari kegagalan bisnis ini adalah sistem Ribawi. Modal yang dipinjam beliau dari bank konvensional ternyata tidak membawa keberkahan usahanya justru malah menghancurkannya. Beliau bertobat tidak akan pernah berhubungan lagi dengan yang empat huruf tadi, R.I.B.A.

Pa Jalal segera bangkit bersama istri untuk memulai usaha baru. Ramadhan 2011, mereka membuat produk busana muslim berlabel 'Nibras Collection'. Alhamdulillah berkat kegigihan, mereka telah memiliki 93 distributor di kota-kota besar Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Dengan modal awal 25 Juta mereka mampu bangun setelah terjatuh. Memohon arah dari Alloh setelah tenggelam dalam lautan ribawi.

Big appreciation for the couple Mr.Jalal and Mrs. Temi
It was nice MC-ing he event
May Alloh always bless us

Best Regards
Iswandi Banna
twitter iswbanna

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host