Minggu, 20 November 2016

Ini Dia Dokumen Rahasia Genosida Muslim Rohingya di Myanmar.


Di sela tugas kuliah yang menggunung, akhirnya diputuskan refresh dengan baca update news dari Twitter. Satu berita yang kembali memanas adalah pembantaian muslim di Rohingya Myanmar. Republika dan Al Jazeera yang termasuk rutin update berita saudara-saudara muslim di Rohingya.

Ketika klik laman Al Jazeera, ada satu trending topic terkait pembantaian muslim Rohingya yang terencana, atau dapat disebut genosida. Al Jazeera's menemukan bukti kuat bahwa genosida muslim Rohingya direncanakan oleh pemerintah Myanmar, setelah diteliti kembali oleh Yale University Law School. Termasuk tambahan dokumen dari Fortify Rights.

Hasil investigasi yang terekam dalam documentary Al Jazeera selama 48 menit ini membuat saya tercabik-cabik, marah kepada pemerintah Myanmar atas nama HAM. Kalian harus sangat lihat videonya. (video saya tautkan di akhir tulisan)

Saya bantu bikin resumenya ya. Laporan mereka membuktikan pemerintahlah pemicu kekerasan terhadap Muslim Rohingya. Pemerintah aktif mengkampanyekan hate-speech anti-Muslim untuk menyebarkan ketakutan akan eksistensi Muslim. Oknum yang berkuasa bahkan menawarkan kepada biksu aliran garis keras untuk mendukung pemerintah terhadap isu anti-muslim.

Profesor Penny Green, direktur ISCI dari  The University of London's, mengatakan mantan presiden Thein Sein menggunakan hate speech untuk kepentingan kampanye tahun lalu guna menarik simpatik rakyat Myanmar. Tujuannya untuk memarjinalkan dan menghilangkan populasi Muslim di Myanmar. Bahkan laporan ISCI mengatakan konflik di tahun 2012 antara etnik Rakhine Budha and Rohingya Muslim adalah terencana. Puluhan ribu Muslim Rohingya dibantai, ribuan rumah dibakar, dan beberapa pemerkosaan terhadap muslimah Rohingya.

Dokumen rahasia pemerintah Myanmar yang didapatkan Al Jazeera begitu mencengangkan. Ternyata benar ada rencana yang sistematis dengan nama “Genocide Agenda”. Dokumen ini membuktikan ada peran pemerintah Myanmar untuk memicu kerusuhan terhadap anti-Muslim. Dokumen rahasia milter tersebut menjelaskan bahwa rakyat Myanmar berada dalam bahaya oleh umat Muslim.

Hasil investigasi lainnya adalah menjelaskan beberapa kriteria genosida:
1. Pembunuhan terhadap kelompok tertentu, dalam hal ini Muslim. Ribuan muslim dibunuh bahkan dibakar hidup-hidup. Dilakukan terencana oleh pemerintah melibatkan pasukan pengamanan negara, militer, pasukan perbatasan dan polisi.
2. Menyebabkan kerusakan mental dan tubuh pada kelompok tertentu. Bahkan di video testimoni yang didapat Al Jazeera, dapat kita saksikan di Rakhine, ada diskriminasi terhadap fasilitas kesehatan, transportasi public dan jatah pangan. Secara mental, terutama adalah pemulihan terhadap wanita Rohingya yang diperkosa dibawah ancaman senjata.
3. Secara sengaja menghancurkan lingkungan fisik kelompok tertentu. Jelas sekali dari pembakaran rumah-rumah muslim Rohingya serta empat tinggal yang tidak manusiawi.
4. Secara eksplisit melarang pertumbuhan kelahiran bagi muslim Rohingya.

Semoga dunia mampu membuka mata atas tragedi genosida yang masih berlangsung ini. Semoga negara-negara yang ngakunya pembela HAM macam US, Inggris, Perancis dkk benar-benar memberikan kontribusi. Semoga negara-negara muslim juga mampu bersatu. Terakhir, semoga rakyat Indonesia juga mampu berkontribusi menentang Genosida ini.

Regards,
Iswandi Banna
Twitter @iswbanna
Instagram iswandi.banna





reference: http://www.aljazeera.com/news/2015/10/exclusive-strong-evidence-genocide-myanmar-151024190547465.html




3 komentar:

edwin iskandar dinazar mengatakan...

dan kalau hal2 semacam ini, banyak yang semangat tabayyun
"hayoo dicek dulu kebenaran beritanya"...kata mereka
seolah tak percaya kalau banyak umat muslim yang menderita dan terjajah

Iswandi Banna mengatakan...

@edwin: iya mereka harus membuka mata. jika muslim yg dibantai selalu banyak alasan unt mencari celah

Siti Robiah mengatakan...

Terimakasih banyak, mas menang banyak..

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host