Rabu, 09 November 2016

Pernyataan Sejuk dan Tegas Aa Gym dalam ILC #411


Dialog dalam Indonesia Lawyer Club TV One 8 November lalu memberikan banyak pencerahan terkait pro kontra aksi damai menuntut Ahok dalam penistaan Alquran. Tokoh ulama hadir, termasuk Aa Gym yang mewakili umat Islam yang menggerakkan Aksi Damai 411. Berikut pernyataan Aa Gym:

Harapan pertama yang disampaikan di awal pernyataan Aa Gym adalah hendaklah kita tidak hanya sibuk membahas masalah. Namun, seyogyanya kita juga harus bisa berubah (menjadi lebih baik). Aa Gym juga mendoakan para peserta aksi dan aparat yang terluka segera disembuhkan baik lahir dan batinnya. Karena sejatinya mereka itu adalah saudara kita semua.

Selanjutnya, Aa menyampaikan ada yang aneh bagaimana mengumpulkan massa sebanyak itu dalam satu demonstrasi? Tidak ada partai manapun yang sanggup. Tidak ada tokoh manapun yang sanggup. Jadi, apa yg menggerakkan orang mereka untuk berbondong-bondong hadir dalam aksi damai 411? Ternyata setelah periksa ke hati, itu semua masalah hati. Ada rasa yang mungkin tidak bisa dijelaskan kepada orang yang tidak merasakannya dan tidak menegerti. Sebagai ilustrasi, ada guru/ulama yang mengatakan kepada ibu-ibu, jangan makan babi karena bagi umat islam babi ini tidak bisa dimakan. Ada dalil dalam Al Maidah ayat 3. Kemudian, ada pedagang babi yang mengatakan kepada ibu-ibu jangan mau dibohongi pakai Al Maidah ayat 3. Ini jelas mengherankan, dia itu siapa, mengapa pakai dalil Al Maidah 3. Ini wilayah yang berbeda. Mengapa ulama dianggap berbohong? Mengapa Al Maidah ayat 3 diangap alat untuk membohongi? Ini tidak tepat dak tidak baik karena melampaui batas. Analogi ini sama persis dengan yang telah dilakukan Ahok.

Aa pun menyampaikan mengapa ia memilih untuk berangkat demo. Ini masalah penting dan besar serta sensitif. Sayangnya, agak telat respon dari Pak Presiden yang tidak  mengeluarkan pernyataan apapun terkait hal ini. Padahal gejolak di lapisan bawah sangat kuat. Harapan Aa, semoga ketika ia ikut aksi mampu menarik perhatian pemerintah terutama Presiden.

Aa pun dengan tegas menyapaikan bahwa seharusnya kita bersyukur dan bangga dengan para peserta aksi. Mereka jangan dianggap musuh, namun itu adalah asset bagi negeri ini. Faktanya adalah mereka adalah pasukan yang terluka hatinya karena Quran dinistakan namun tidak merusak. Sejatinya, mereka tidak meminta negara atau hata. Para demonstran hanya menginginkan yang dicita-citakan bersama yaitu, keadilan. Bukankah itu yang kita rindukan? Supaya tidak terjadi lagi, maka keadilan harus ditegakkan.

3 hal menarik lainnya yang disampaikan Aa Gym
1. Marilah kita kuatkan semangat bersaudra. Janganlah jika kita meliat perbedaan semangatnya adalah permusuhan. Kita adalah saudara seaqidah, kita juga saudara  sebangga. Kita yang bertanggung jawab unt merawat negeri ini.
2. Selanjutnya adalah semngat solusi. Janhan hanya membicaraka masalah. Namun juga membicarakan apa solusimya semoga dengan ujian ini kita dapat naik derajat. Sampai dimana kematangan dan kedewasaan kita dalam menyelesaikan masalah.
3. Terakhir, adalah semangat sukses bersama. Jadi perlu merasa menang. Tidak boleh ada yang merasa lebih hebat. Tidak ada juara dalam masalah ini. Karena faktanya sebentar lagi kita juga akan mati. Jabatan juga akan lepas dan sebentar lagi masa pension akan menyapa.



Closing: Aa Gym berharap kepada seluruh anak negeri yang menyimak program ini. Semoga tidak hanya jadi bahan obrolan saja. Namun jauh dari itu semua, semoga kita bisa berubah semakin matang dan makin dewasa dalam menyelesaikan masalah dengan adil dan bijaksana.

Regards,
Iswandi
twitter: @iswbanna
instagram: iswandi.banna

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masukkan alamat email Anda untuk menerima gratis update terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Free Web Hosting | Top Web Host